Sabtu, 5 Sya'ban 1439 / 21 April 2018

Sabtu, 5 Sya'ban 1439 / 21 April 2018

Hong Kong Gantikan Inggris pada Piala Thomas

Kamis 22 Maret 2018 01:03 WIB

Red: Israr Itah

Piala Thomas dan Uber

Piala Thomas dan Uber

Adapun Prancis menggantikan tim Spanyol pada Piala Uber.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim putra Hong Kong dipastikan berlaga pada turnamen bulu tangkis beregu Piala Thomas 2018. Hong Kong menggantikan Inggris yang mengundurkan diri. Adapin tim putri Prancis menggantikan Spanyol pada Piala Uber 2018. 

Berdasarkan laman Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang dipantau di Jakarta, Rabu (21/3) malam, tim Thomas Inggris mengundurkan diri karena masalah keterbatasan pemain. Ini membuka pintu bagi Hong Kong yang memiliki poin 199.152 untuk turun. Hong Kong akan menempati unggulan ke 9-16 bersama Thailand, Rusia, Jerman, Prancis, Kanada, Australia, dan Aljazair.

Tim putri Spanyol juga mundur dengan alasan serupa. Cedera melanda beberapa pemain utama mereka.

Sesuai ranking dunia, seharusnya posisi Spanyol digantikan Bulgaria (110.754 poin) atau Inggris (108.606 poin), namun, kedua negara menolak undangan untuk menggantikan Spanyol.

Namun undangan tersebut diterima oleh Prancis yang memiliki poin dunia 89.126 poin. Pada turnamen tersebut, Prancis akan menempati posisi unggulan 9-16 untuk pengundian bersama Malaysia, Hong Kong, Rusia, Jerman, Kanada, Australia, dan Mauritius.

Pengundian 32 tim, masing-masing 16 tim pada Thomas dan Uber pada putaran final dilaksanakan pada Kamis (22/3) di Bangkok. Sementara turnamen akan digelar pada 20-27 Mei di tempat yang sama.

Dengan demikian, peserta Piala Thomas 2018 adalah Cina, Denmark, Indonesia, Taiwan, Jepang, India, Malaysia, Korea Selatan, Thailand, Hong Kong, Rusia, Jerman, Prancis, Kanada, Australia, dan Aljazair.

Adapun, peserta Piala Uber 2018, yakni Jepang, China, Korea Selatan, Thailand, Taiwan, India, Indonesia, Denmark, Malaysia, Hong Kong, Rusia, Jerman, Kanada, Prancis, Australia dan Mauritius.

 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA