Rabu , 14 June 2017, 05:00 WIB

Lagu Oasis Bergema Sebelum Laga Prancis Vs Inggris

Red: Andri Saubani
EPA/Etienne Laurent
Mengheningkan cipta sejenak menghormati korban bom Manchester dan London dilakukan oleh penggawa timnas Prancis dan Inggris sebelum laga persahabatan di Stade de France, Paris, Rabu (14/6) dini hari WIB.
Mengheningkan cipta sejenak menghormati korban bom Manchester dan London dilakukan oleh penggawa timnas Prancis dan Inggris sebelum laga persahabatan di Stade de France, Paris, Rabu (14/6) dini hari WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Para suporter sepak bola di Stade de France, Rabu (14/6) dini hari WIB, memberikan penghormatan kepada korban serangan bom yang belum lama ini terjadi di Manchester dan London, Inggris. Pneghormatan itu dilakukan sebelum laga persahabatan antara Prancis melawan Inggris.

Lagu Oasis berjudul 'Don't Look Back in Anger' bergema ketika kedua tim keluar dari terowongan, di mana para penggemar mengangkat plakat berwarna merah dan putih untuk membentuk bendera Inggris. Lagu itu, yang awalnya secara spontan dinyanyikan di Manchester sebagai bentuk penghormatan kepada para korban serangan di kota utara Inggris bulan lalu, kali ini dibawakan oleh para musisi dan paduan suara Angkatan Bersenjata Prancis.

Selain lagu milik Oasis, 'La Marseillaise' dimainkan sebelum 'God Save the Queen', di mana lirik kedua lagu ditayangkan di layar raksasa untuk membantu para penggemar bernyanyi bersama-sama. Para pemain dari kedua tim kemudian membentuk lingkaran di tengah lapangan dan melakukan mengheningkan cipta sebelum pertandingan dimulai. Laga ini berakhir untuk kemenangan 3-2 Prancis atas Inggris.

 

Sumber : Antara/Reuters