Sabtu , 26 August 2017, 21:59 WIB

Mourinho Tanggapi Santai Duel McGregor Lawan Mayweather

Rep: Gilang Akbar Prambadi/ Red: Andri Saubani
EPA/Andrej Sakovic
Jose Mourinho menonton GP Monako di Sirkuit Monte Karlo, Ahad (28/5).
Jose Mourinho menonton GP Monako di Sirkuit Monte Karlo, Ahad (28/5).

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Label 'Duel Abad Ini' yang terus didengungkan oleh media-media terkemuka untuk duel bintang Mixed Martial Arts (MMA) Conor McGregor melawan raja tinju saat ini Floyd Mayweather tak membuat Jose Mourinho tertarik. Pelatih Manchester United ini sempat mengomentari duel yang akan digelar Sabtu (26/8) malam waktu Amerika Serikat tersebut.

Mourinho mengaku tahu pertandingan antara McGregor kontra Mayweather akan sangat menarik. Apalagi, laga akan digelar dengan aturan tinju. Padahal, McGregor adalah atlet profesional di MMA. Artinya, McGregor tak bisa menggunakan kaki, sergapan, dan sikut yang biasanya jadi andalan petarung 29 tahun ini di arena MMa. Hal tersebut terpaksa harus McGregor lakukan karena tinju malarang itu semua.

Otomatis, McGregor yang belum pernah dibuat K.O oleh lawannya harus mengikuti pertarungan dengan konsep berbeda. "Saya berharap pertandingan akan dimulai dengan aturan tinju lalu diakhiri dengan cara berbeda. Hahaha," kata Mourinho sambil tertawa, dikutip dari ESPN, Sabtu.

Dalam pernyataannya yang dilontarkan saat konferensi pers United kontra Leicester City itu, Mourinho menyebut kedua petarung punya kualitas hebat. Namun, sejurus kemudian Mourinho membuat pernyataan yang kali ini memecah tawa di pihak awak media.

"Tapi saya tidak akan menonton duel ini. Sudh terlalu malam. Sungguh, laga dilakukan terlalu malam. Saya harus tidur dan mungkin baru akan menyaksikan ulasannya di pagi hari," kata Mourinho yang disambut tawa awak media.

Duel McGregor melawan Mayweather akan dilaksanakan di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika. Kedua petarung punya rekor menjanjikan untuk menyajikan duel dahsyat.

McGregor adalah penyandang gelar juara Ultimate Fighting Championship (UFC) kelas Lightweight sejak November 2016 silam. Rekornya adalah 24 kali berlaga, dengan 21 di antaranya lewat KO. Sisanya, kalah. Namun, kekalahan McGregor terjadi bukan karena angka maupun K.O. Petarung asal Republik Irlandia hanya kalah karena submission alias kuncian lawan. Di dunia tinju, submission sama sekali tak dibolehkan.

Sedangkan, Mayweather adalah raja tinju di kelas Lightweight saat ini. Ia tak pernah sekalipun menderita kekalahan sejak memulai karier perofesional. Rekor petinju 40 tahun ini luar biasa. Yakni, 49 kali main, 49 kali menang dengan 26 diantaranya via K.O. Saking hebatnya Mayweather, petinju Amerika Serikat ini dijuluki the Money karena ulung mencetak uang lewat sapu bersih kemenangan yang diraihnya.

Tak pelak, laga ini pun amat dinantikan oleh seluruh pecinta olahraga baku pukul. Tapi, hal ini tak cukup untuk membuat Mourinho terkesan. Di Inggris, laga McGregor kontra Mayweather baru akan digelar pukul 4 dini hari waktu setempat. Wajar, Mourinho memilih untuk tidur saja. Sedangkan di Indonesia, laga ini bisa disaksikan pukul 09.30 WIB.