Rabu , 18 October 2017, 09:13 WIB

Marcelo Dituduh Gelapkan Pajak di Spanyol

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Endro Yuwanto
EPA/ANDY RAIN
Marcelo
Marcelo

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Bek Real Madrid Marcelo Vieira dituduh melakukan penggelapan pajak, saat beberapa jam sebelum bermain imbang 1-1 dengan Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Champions di Santiago Bernabeu.

Jaksa Wilayah Madrid mengajukan tuntutan hukum kepada Marcelo pada Selasa (17/10) waktu setempat. Bek timnas Brasil itu dituduh telah menipu otoritas negara bagian Spanyol sebesar 490.917.70 euro atau setara Rp 7,7 miliar pada 2013.

Jaksa menyatakan bahwa Marcelo terlibat dalam penyimpangan terkait penggunaan perusahaan miliknya di luar Spanyol untuk menampung dana dari hak citra. Dalam hal ini, ia dituduh dengan sengaja menyembunyikan pendapatannya dari hak citra tersebut.

Marcelo lantas menanggapi soal isu penggelapan pajak tersebut usai ia bermain membela Madrid saat lawan Spurs. "Dugaan penghindaran pajak? Pengacara saya ada di sana dan saya harap ini akan terselesaikan sesegera mungkin," kata Marcelo dilansir dari Football Espana, Rabu (18/10).

Pemain yang telah bermain untuk Los Blancos sejak pindah dari klub Brasil Fluminense pada 2007, ini bukan pemain pertama di Madrid yang terkena masalah pajak di Spanyol. Sebelumnya, beberapa pemain Madrid termasuk Cristiano Ronaldo, Fabio Coentrao, dan Angel Di Maria, pernah terlibat dalam kasus penipuan pajak.

Tahun lalu, Lionel Messi dan ayahnya dinyatakan bersalah atas tiga tuduhan penggelapan pajak sebesar 4,1 juta euro dari pendapatan yang berasal dari hak citra. Selain itu, beberapa pemain termasuk Ricardo Carvalho, Javier Mascherano, dan Radamel Falcao, juga pernah diselidiki oleh otoritas pajak Spanyol.