Jumat , 24 November 2017, 08:53 WIB

Kembali ke Milan, Kaka Sangat Emosional

Rep: Febrian Fachri / Red: Ratna Puspita
EPA-EFE/DANIEL DAL ZENNARO
Ricardo Kaka (kanan) menyapa publik di Stadion San Siro pada laga antara AC Milan dan Austria Wina pada Grup D Liga Europa di Stadion San Siro, Milan, Italia, Jumat (24/11) dini hari WIB. Milan memenangi laga itu dengan skor 5-1.
Ricardo Kaka (kanan) menyapa publik di Stadion San Siro pada laga antara AC Milan dan Austria Wina pada Grup D Liga Europa di Stadion San Siro, Milan, Italia, Jumat (24/11) dini hari WIB. Milan memenangi laga itu dengan skor 5-1.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN — Legenda sepak bola yang diorbitkan AC Milan Ricardo Kaka begitu emosional ketika ia kembali menginjakkan kaki di Kota Mode. Kaka yang sudah tak lagi memperpanjang kontrak dengan Orlando City pada Jumat (24/11) dini hari WIB tadi hadir di Stadion San Siro untuk menyaksikan pertandingan Liga Europa antara I Rossoneri dan Austria Wina.

Kaka disambut spesial sebelum pertandingan dimulai. Peraih Ballon d'Or 2007 itu menyapa semua Milanisti di stadion. Kaka pun diberikan jersey Milan tahun ini.

"Bagaimana perasaan saya dengan Milan adalah hal yang tak bisa dijelaskan. Kehormatan bisa kembali ke tempat ini. Berjalan di kota ini, mengembalikan memori dan pengalaman hebat dalam hidup saya," kata Kaka, dikutip dari Football Italia.

Kaka bermain untuk Milan di dua periode. Kejayaan ayah dari Luca dan Isabella itu tercatat pada periode pertama yakni dari 2003 sampai 2009. 

Enam tahun tersebut menjadi catatan emas dalam karir Kaka di mana ia meraih Scudetto, Liga Champions sampai Piala Dunia Antarklub. Kaka meraih Ballon d'Or setelah mengantarkan I Rossoneri juara Liga Champions 2007. 

Kaka adalah pemain terakhir yang memenangkan FIFA Ballon d'Or sebelum piala tersebut dikuasai dua 'Manusia Alien' Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. 

Kaka sudah berada di Kota Milan sejak Rabu (22/11). Ia terlihat berjalan-jalan bersama kekasihnya Carol Diaz ke beberapa sudut Kota Mode. Kaka juga mampir ke Casa Milan yang merupakan pusat koleksi trofi dan toko merchandise AC Milan.

Ada kabar menyebutkan pemain asal Brasil itu akan diberi jabatan penting di Milan. Sebab, petinggi Milan butuh sosok yang punya sejarah dengan Il Diavolo Rosso demi mengangkat performa Milan yang masih mencari bentuk terbaik sejak berakhirnya era Silvio Berlusconi.

 

 

 

Berita Terkait