Kamis , 15 June 2017, 22:33 WIB

Wasit Piala Konfederasi Bisa Hentikan Laga karena Hal Ini

Red: Andri Saubani
EPA/MARKKU OJALA
Gianni Infantino
Gianni Infantino

REPUBLIKA.CO.ID, BERNE -- Para wasit yang bertugas pada Piala Konfederasi di Rusia akan memiliki kekuatan untuk menghentikan pertandingan jika para penggemar melakukan tindakan diskriminatif. Keputusan ini sebagai bagian dari prosedur tiga tahap FIFA untuk mempromosikan fair play sepanjang turnamen, yang akan dimulai akhir pekan ini.

Prosedur itu mengizinkan wasit untuk menghentikan pertandingan dan mengeluarkan pengumuman publik terkait tindakan diskriminasi para penggemar, menunda pertandingan untuk sementara jika masalah itu terus berlanjut, dan menghentikan pertandingan sepenuhnya jika tindakan itu tidak dihentikan. Badan sepak bola dunia itu juga memperkenalkan inisiatif untuk menurunkan ofisial-ofisial anti diskriminasi di tengah-tengah para penonton dan melaporkan tindakan-tindakan kasar.

"Ini adalah perubahan-perubahan besar dalam pertarungan global melawan diskriminasi yang akan menandai Piala Konfederasi edisi 2017," kata presiden FIFA Gianni Infantino dalam pernyataannya, Kamis (15/6). Kedua inisiatif merupakan alat-alat tambahan untuk wasit dan ofisial pertandingan untuk mencegah sikap diskriminatif dan memastikan bahwa atmosfer yang ada di stadion adalah nuansa fair play dan respek.

FIFA sebelumnya menggunakan para pengamat, yang dilatih oleh jaringan Sepak Bola Melawan Rasisme di Eropa (FARE), pada pertandingan-pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 dan pertandingan-pertandingan internasional tertentu. Piala Konfederasi edisi kesepuluh akan dimulai pada 17 Juni, di mana tuan rumah Rusia berhadapan dengan Selandia Baru.


Sumber : Antara