Ahad , 18 Juni 2017, 09:45 WIB

Di Biagio Isolasi Donnarumma

Red: Ratna Puspita
EPA/Simone Arveda
Kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma.
Kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma.

REPUBLIKA.CO.ID, KRAKOW -- Luigi Di Biagio berusaha mengisolasi Gianluigi Donnarumma menjelang pertandingan Italia melawan Denmark pada pada Kejuaraan Eropa U-21. Kendati demikian, Di Biaggio yakin penjaga gawang tidak bakal terpengaruh dengan spekulasi kepindahan dari San Siro.

Azzurrini akan menghadapi laga pembuka kontra Denmark di Stadion Cracovia, Krakow, Polandia, pada Ahad (18/8) malam waktu setempat. Italia tergabung di Grup C bersama Jerman dan Republik Cek. 

Selama beberapa hari ini, Donnarumma menerima hujatan dari Milanisti karena menolak penandatangan kontrak baru. Di Baggio menyatakan dia sudah berusaha mengisolasi Donnarumma dari situasi ini. "Namun, tidak mudah," kata pelatih tim nasional Italia U-21 itu, dilansir dari Football Italia, Ahad (18/6)

Untungnya, Donnarumma bersama rekan-rekan setimnya berada di Polandia, yang jauh dari Italia. Dengan demikian, tekanan terhadap Donnarumma lebih berkurang. 

Namun, dia menyatakan, kondisi yang terjadi sekarang ini merupakan bagian dari profesi pemain sepak bola. Donnarumma pun harus belajar menghadapi situasi semacam ini. 

Di Biagio berpendapat kondisi ini akan membantu Donnarumma untuk berkembang, menemukan jati diri, dan menemukan keseimbangan. Karena itu, dia yakin, Donnarumma akan tetap fokus menghadapi Denmark.

"Saya yakin dia tidak akan punya masalah pada laga ini," kata dia. 

Terkait persiapan tim, pelatih berusia 46 tahun itu mengatakan anak-anak asuhannya berkonsentrasi menghadapi turnamen ini. Dia juga mengaku tidak banyak melakukan persiapan yang luar biasa. 

"Saya tidak perlu meyakinkan pemain untuk ambil bagian dalam turnamen ini, kendati mereka pernah memperkuat tim senior. Karena saya tahu mereka ingin berada di sini," kata dia. 

Italia merupakan tim tersukses pada perhelatan Kejuaraan Eropa U-21. Namun, Azzurrini terdepak sejak fase grup dua tahun lalu. Di Biagio pun menyatakan laga pertama kontra Denmark bakal sangat penting. 

Dia tidak menginginkan timnya mengulangi kesalahan yang sama ketika menghadapi Swedia pada 2015. Kala itu, Italia tampil nyaris sempurna dengan mendominasi 70 menit pertandingan. 

"Kemudian, kami kebobolan dan cara kami mengatasinya salah," kata dia.

Menurut Di Biagio, Denmark sudah menunjukkan perkembangan luar biasa beberapa tahun ini. Mereka punya pemain berbakat dan sanggup melakukan tekanan sepanjang pertandingan. 

"Kami sudah mempelajari gaya permainan mereka. Tapi, yang terpenting, kami harus lebih fokus dengan performa kami sendiri. Jika sanggup melakukannya maka kami akan menang," ujar dia. 

Sumber : Football Italia