Senin , 16 October 2017, 08:04 WIB

Spalletti Akui Milan Buat Inter Kesulitan pada Laga Derby

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Endro Yuwanto
EPA/ETTORE FERRARI
Luciano Spalletti
Luciano Spalletti

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Inter Milan berhasil menaklukkan AC Milan dengan skor 3-2 pada laga Derby della Madonnina di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (16/10) dinihari WIB. Usai laga, pelatih Inter Luciano Spalletti mengakui, Inter benar-benar kesulitan saat menghadapi rival sekota itu.

Mantan pelatih AS Roma ini mengatakan, memenangkan laga derby memberi Inter antusiasme. Namun, di balik kemenangan itu, Spalletti menilai timnya tampil sangat profesional untuk memahami momen laga yang tepat dan memiliki tekad untuk menghadapi derby.

Namun demikian, Spalleti menekankan bahwa Nerazzurri harus memperbaiki dan berbuat lebih banyak lagi. Karena menurutnya, timnya juga benar-benar mengalami kesulitan melawan Rossoneri.

"Ini adalah derby yang luar biasa di Milan dan harus dinikmati, terlepas dari siapa yang menang," kata Spalletti, dilansir dari Football Italia, Senin (16/10).

Setelah Nerazzurri tampil lebih baik di babak pertama dengan membuat skor bertahan 1-0, Milan bangkit di babak kedua.

Spalletti mengakui timnya terdorong terlalu dalam dan dipaksa mundur di babak kedua. Sedangkan di babak pertama, Inter terus menahan bola dan mencoba melewati lini tengah Milan.

Pelatih berusia 58 tahun ini mengatakan, Nerazzurri memanfaatkan sebagian besar situasi tertentu saat Fabio Borini tidak lagi membantu lini pertahanan Milan. Sedangkan striker Inter tetap berusaha menekan.

Milan, menurut Spalleti, telah memaksa timnya untuk mengubah sikap. Karena pada satu tahap, Inter harus mengubah formasi menjadi tiga pemain di lini belakang. Ini lantaran Milan mengubah permainan menjadi lima pemain di sisi kanan dan hal itu menurutnya membuat Inter kesulitan.

Milan terus memasukkan bola ke dalam area penalti. Karena Nerazzurri, kata Spalletti, selalu terlambat menjangkau area penalti dengan beberapa full-bek. "Rossoneri menjalankan beberapa risiko dan memberi kami kesempatan untuk mencetak gol, tapi kami juga menyesuaikannnya dan mengukurnya," jelasnya.