Rabu , 18 October 2017, 01:08 WIB

Hadapi Benfica, United tak Mau Over Pede

Rep: Gilang Akbar Prambadi/ Red: Ratna Puspita
EPA/PETER POWELL
Juan Mata
Juan Mata

REPUBLIKA.CO.ID, LISBON -- Gelandang serang Manchester United, Juan Mata, tak mau timnya gegabah ketika bertandang ke markas Benfica, Stadion Lisboa, pada Grup A Liga Champions 2017/2018, Kamis (19/10) dini hari WIB. Pemain asal Spanyol ini mengatakan, gairah untuk meraih kemenangan ketiga beruntun di ajang Liga Champions tak boleh sampai membuat United tersandung.

Berbekal dua kemenangan ketika melawan Basel dan Spartak Moskow, United patut percaya diri menghadapi Benfica. Jika menang maka Iblis Merah akan semakin kokoh di puncak klasemen Grup A penyisihan Liga Champions. 

Saat ini, United memimpin Grup A dengan enam angka, unggul tiga dari Basel yang duduk di peringkat kedua. Namun, Mata tak mau terlampau percaya diri kala menghadapi Benfica karena Pasukan Elang terdiri dari banyak pemain hebat. 

Tak heran, Benfica bisa meraup dua trofi musim lalu. Yakni juara Liga Super Portugal dan Piala Liga Portugal. Belum lagi, menurut pemain kidal ini, dukungan suporter akan membuat tim tamu semakin beringas. 

"Pekerjaan kami tidak akan mudah di sana. Tak boleh terlalu percaya diri, karena itu malah akan menyulitkan kami," kata Mata dikutip dari Manchester Evening News, Selasa (17/10).

Walau demikian, Mata juga tak mau jika United minder di kandang Benfica. Ia mengatakan, laga melawan Benfica bisa sangat baik untuk dijadikan ujian yang pas bagi timnya.

Menurut gelandang timnas Spanyol ini, untuk bisa berprestasi di ajang Liga Champions, maka United harus bisa mengalahkan tim kuat sebanyak mungkin. Jika bisa melakukan hal tersebut, maka United layak untuk bisa berpikir bisa meraih prestasi di ajang paling bergengsi se-Tanah Eropa ini.

"Kami harus tetap optimistis karena hal itulah yang membawa kami bisa melangkah sejauh ini," kata Mata.

Secara pribadi, Mata punya memori indah terkait laga melawan Benfica di Portuga. Saat masih berseragam Chelsea, Mata mengantar mantan timnya itu meraih hasil positif dalam perjalanan mengarungi Liga Champions 2012 silam. Pada musim tersebut, Chelsea pada akhirnya keluar sebagai juara.