Selasa , 14 November 2017, 06:09 WIB

Sambil Menangis, Buffon: Maafkan Atas Kekecewaan Ini

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto
EPA-EFE/ELISABETTA BARACCHI
Gianluigi Buffon
Gianluigi Buffon

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Kapten timnas Italia Gianluigi Buffon tak mampu menahan air mata setelah timnya gagal lolos ke Piala Dunia 2018 Rusia. Skuat Gli Azzurri gagal mencuri kemenangan saat menjamu Swedia di partai kedua babak play-off yang digelar di San Siro, Selasa (14/11).

Kiper berusia 39 tahun tersebut merasa terpukul karena kegagalan yang ia alami terjadi dalam laga terakhirnya bersama Gli Azzurri. Setelah ini, Buffon akan memutuskan untuk gantung sarung tangan.

"Sayang sekali pertandingan terakhir saya bertepatan dengan kegagalan lolos Piala Dunia 2018," kata Buffon kepada Rai Sport dilansir Football Italia, Selasa (14/11).

Adapun Italia gagal lolos untuk ketiga kalinya sejak 1958 atau saat kalah atas Irlandia Utara di babak kualifikasi. Pada 1930 negeri spageti tidak ambil bagian.

Buffon juga tercatat gagal menjadi pemain pertama yang tampil di enam putaran final Piala Dunia bersama Italia. "Ini mengecewakan, bukan untuk saya, tetapi untuk sepak bola (Italia), karena kami gagal melakukan sesuatu yang benar-benar penting bagi negara. Itulah satu-satunya penyesalan yang saya miliki," sambung kiper Juventus.

Disinggung mengenai apakah timnas Italia meremehkan Swedia pada babak play-off kal ini, Buffon mengatakan, timnya tidak mampu mengkspresikan apapun di atas lapangan. Hanya saja tekanan yang berada di pundak Giorgio Chiellini dan rekan setim sangatlah besar.

"Kami sama sekali tidak meremehkan apapun, mungkin kami tidak bisa mengekspresikan sepak bola terbaik yang kami bisa, itulah yang patut disesali. Karena mereka yang bermain tahu arti penting laga ini. Pemain juga tahu betapa sulitnya mengatasi defisit satu gol secara psikologis," jelas Buffon.

BACA: Sungguh, Perpisahan yang Amat Menyakitkan bagi Buffon