Jumat , 01 December 2017, 13:37 WIB

10 Alasan Jerman Bakal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Rep: Frederikus Dominggus Bata/ Red: Endro Yuwanto
EPA/Yuri Kochetkov
Kapten timnas Jerman, Julian Draxler (tengah) mengangkat trofi Piala Konfederasi 2017 bersama rekan setimnya. Jerman mengalahkan Cile pada laga final di Moskow, Senin (3/7) dini hari WIB.
Kapten timnas Jerman, Julian Draxler (tengah) mengangkat trofi Piala Konfederasi 2017 bersama rekan setimnya. Jerman mengalahkan Cile pada laga final di Moskow, Senin (3/7) dini hari WIB.

REPUBLIKA.CO.ID,  BERLIN -- Piala Dunia 2018 Rusia di depan mata. Juara bertahan Jerman kembali menjadi unggulan.

Kali ini situs resmi Bundesliga Jerman, Jumat (1/12) menuliskan alasan mengapa Die Manschaft diprediksi sanggup mempertahankan gelar. Ada 10 alasan mengenai hal tersebut.

Pertama
Faktor Joachiw Loew. Sang pelatih telah membawa Jerman dalam lima turnamen besar, dengan hasil akhir minimal semifinal. Pretasi terbaik juara dunia 2014, kemudian runner-up Piala Eropa 2008.

Kedua
Dipenuhi pemain dengan mental juara yang sering tampil bersama. Sejauh ini belum ada negara yang mempertahankan gelar juara dunia setelah Brasil tahun 1962. Namun jika ditilik ada delapan starter Jerman di 2014 yang kini mentas di Rusia. Empat di antaranya Manuel Neuer, Mats Hummels, Jerome Boateng, Thomas Mueller sama-sama memperkuat Bayern Muenchen. Mereka terbiasa memenangi banyak gelar di berbagai turnamen.

Ketiga
Memiliki skuat melimpah. Jerman baru saja memenangi Piala Konfederasi dengan tim lapis kedua. Pada saat bersamaan, tim muda negara tersebut menjuarai turnamen Piala Eropa U-21. Ini membuat Loew memiliki banyak pilihan, sehingga nama-nama seperti Mesut Oezil dan Benedikt Howedes bisa saja dicoret jika tak kunjung mencapai puncak permainan.

Keempat
Jerman bahkan memiliki empat starting XI dengan kualitas berimbang. Namun, karena aturan mengharuskan Loew membawa 23 pemain, maka ada yang ditinggalkan. Kali ini sang pelatih menggabungkan talenta bagus plus pengalaman. Nama-nama tersebut, di antaranya Thomas Mueller, Toni Kroos, Sami Khedira, Matt Hummels, Manuel Neuer. Sebagai contoh, pada Piala Eropa 2016, ia mencoret sederet kelas wahid macam Marco Reus, Julian Brandt, Sebastian Rudy, dan Karim Bellarabi.

Kelima
Regenerasi secara cepat. Sederet pengisi line up Piala Dunia 2014 telah pensiun. Para senior tersebut antara lain Bastian Schweinsteiger, Per Mertesacker, Miroslav Klose, dan Philipp Lahm. Kini sejumlah anak muda bisa menggantikan peran Lahm dan rekan-rekan dengan kualitas sepadan. Para youngster tersebut di antaranya Joshua Kimmich, Timo Werner, Leon Goretzka, Leroy Sane, Brandt, dan Niklas Sule.