Saturday, 5 Sya'ban 1439 / 21 April 2018

Saturday, 5 Sya'ban 1439 / 21 April 2018

Koeman akan Coba Pemain Muda Belanda Lawan Inggris

Selasa 20 March 2018 07:23 WIB

Red: Israr Itah

Ronald Koeman

Ronald Koeman

Foto: AP Photo/Rui Vieira
Arjen Robben dan Wesley Sneijder baru-baru ini menyatakan pensiun dari timnas Belanda

REPUBLIKA.CO.ID, AMSTERDAM -- Pelatih baru Belanda Ronald Koeman mengakui negaranya kekurangan pemain berkualitas saat ini. Koeman akan mencoba sejumlah pemain muda dalam pertandingan pertamanya saat menghadapi Inggris pekan ini. 

Arjen Robben dan Wesley Sneijder baru-baru ini menyatakan pensiun dari timnas Belanda. Sementara pemain veteran Robin van Persie kurang bugar untuk pertandingan di Amsterdam Arena, Sabtu (24/3) dini hari WIB. 

Koeman mengatakan, dia harus mengambil risiko menurunkan pemain pemuda untuk pertandingan ini dan kemudian tiga hari berselang di Jenewa melawan Portugal.

"Kami telah mengucapkan selamat tinggal pada beberapa pemain kreatif yang tidak dapat Anda gantikan dengan mudah. Sekarang kami memiliki pemain muda yang masih perlu berkembang dan hanya masa depan yang akan tahu apakah mereka mampu mencapai ketinggian yang sama," katanya dalam sebuah konferensi pers, Senin (19/3).

Koeman menyarankan Robben yang berusia 34 tahun untuk tetap memiliki peran dalam tim Belanda jika dia tidak pensiun. Ia menambahkan bahwa dirinya juga tidak mengesampingkan kembalinya Van Persie, 34, begitu dia membuktikan kebugarannya di Feyenoord.

"Dia menunjukkan kelasnya lagi kemarin," Koeman mengatakan tentang penampilan striker itu untuk klubnya akhir pekan lalu saat mencetak dua gol dalam kemenangan 4-3 atas PEC Zwolle di Liga Belanda.

(Baca juga: Kolarov Gantikan Ivanovic Sebagai Kapten Serbia)

Sneijder, 33 tahun, yang memegang rekor Belanda dengan 133 penampilan bersama timnas, memutuskan pensiun dari arena internasional awal bulan ini.

Dengan Koeman yang ditunjuk sebagai pelatih tim nasional bulan lalu, pertandingan persahabatan yang akan datang merupakan kesempatan pertama baginya untuk menilai skala pekerjaan yang telah dia ambil.

"Tentu saja, kami bermain untuk menang, bagi saya, yang juga penting adalah ketika kami memainkan dua pertandingan ini, saya jauh lebih bijak tentang arahan yang akan kami ikuti di UEFA Nations League," katanya.

UEFA Nations League adalah turnamen antarnegara Eropa yang akan dimulai setelah Piala Dunia 2018. Turnamen ini merupakan pengganti uji coba atau laga persahabatan biasa yang terjadwal dalam kalender FIFA. Pemenangnya akan ditentukan pada Juni 2019. UEFA Nations League merupakan cara UEFA untuk membuat laga persahabatan negara-negara anggotanya lebih menarik minat dan punya nilai ekonomis lebih tinggi.

Belanda akan fokus menghadapi UEFA Nations League setelah gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2018. Ini kali pertama sejak 2002 Oranje tak berpartisipasi pada putaran final.

Sumber : Antara/Reuters
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA