Sabtu , 18 Maret 2017, 06:16 WIB

Menakar Perempat Final Liga Champions

Rep: Agus Raharjo/ Red: Didi Purwadi
EPA/Quique Garcia
Para pemain Barcelona merayakan kemenangan seusai laga Liga Champions lawan Paris Saint-Germain (PSG) di Camp Nou, Kamis (9/3) dini hari WIB. Barca lolos dramatis ke babak perempat final.
Para pemain Barcelona merayakan kemenangan seusai laga Liga Champions lawan Paris Saint-Germain (PSG) di Camp Nou, Kamis (9/3) dini hari WIB. Barca lolos dramatis ke babak perempat final.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Atletico Madrid dan AS Monaco menjadi dua tim terakhir yang memastikan lolos ke perempat final Liga Champions, Kamis (16/3). Enam tim lain sudah lebih dulu lolos ke babak 8 besar kompetisi tertinggi di Benua Biru. Mereka adalah Leicester City, Borussia Dortmund, Real Madrid, Barcelona, Bayern Muenchen dan Juventus.

La Liga Spanyol kembali menjadi penyumbang terbanyak klub yang lolos ke perempat final. Bundesliga Jerman yang jadi langganan, berhasil menempatkan dua wakilnya. Sisanya, terbagi untuk klub elite Eropa lainnya seperti Liga Primer, Liga Italia Seri A, dan Ligue 1 Prancis.

Atletico Madrid vs Leicester City
Pengundian perempat final yang digelar pada Jumat (17/3) malam mempertemukan Atletico Madrid dengan Leicester City. Bagi Atletico Madrid, ini adalah tahun keempat kalinya mereka lolos ke perempat final secara beruntun. Tiga tahun ke belakang bahkan Los Rojiblancos mampu mencapai final. Meskipun dua kali di final mereka harus dikandaskan tim yang sama, rival sekota mereka, Real Madrid.

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone mengaku, dirinya tidak memusingkan siapa lawan mereka di perempat final. Sebab, pihak klub manapun tidak mampu memilih siapa calon lawannya. “Atetico tidak punya pengaruh apapun (pada pengundian), jadi apa yang akan terjadi pasti terjadi,” kata dia dikutip dari Marca.

Sementara, Leicester City muncul sebagai sebuah kejutan sekaligus penyelamat muka Inggris. Klub yang baru saja memecat pelatih Claudio Ranieri itu mampu melenggang ke perempat final usai membungkam wakil Spanyol lainnya, Sevilla.

Lolosnya Leicester ini membuat dongeng ‘Cinderella’ yang ditulis musim lalu dengan menjuarai Liga Primer belum berhenti. Tim yang kini dilatih oleh Craig Shakespeare ini masih melanjutkan dongeng mereka untuk pertama kalinya lolos ke perempat final Liga Champions.

Leicester yang tetap berstatus sebagai tim 'kuda hitam' di kompetisi ini mengaku siap menghadapi tim manapun. “Siapapun yang akan kami hadapi, kami akan menjalani dua laga (perempat final) itu dengan percaya diri,” ungkap bek the Foxes, Danny Simpson, dikutip dari Fourfourtwo.

Bayern Muenchen vs Real Madrid
Harian Marca sebelumnya merilis prosentase terbesar pertemuan di perempat final kemungkinan akan terjadi antara setidaknya satu tim asal Jerman bertemu dengan tim Spanyol. Prosentasenya sebesar 68,57 persen.

Hasilnya, undian semalam menghasilkan pertemuan Muenchen versus Madrid. Muenchen memiliki materi pemain komplet dan pelatih mumpuni sehingga mampu menyulitkan semua lawan yang mereka hadapi. Terlebih, hasil sudah membuktikan bahwa Bayern Muenchen  kokoh di puncak klasemen Bundesliga dan lolos ke perempat final dengan agregat besar melawan tim elite Liga Primer Inggris.

Namun, Real Madrid pun menorehkan catatan manis dalam tiga tahun terakhir. Klub berjuluk Los Merengues itu selalu lolos semifinal dengan dua diantaranya berhasil menjadi juara Liga Champions (2014 dan 2016). Madrid salah satunya menyingkirkan Muenchen di semifinal tiga tahun silam.

Juventus vs Barcelona
Harapan Leonardo Bonucci akhirnya terwujud. Bek Juventus itu sangat berhasrat ingin bertemu Barcelona untuk membalaskan kekalahan final tahun lalu.

Bonucci menilai pertemuan dengan Barcelona akan menaikkan motivasi seluruh penggawa Juventus. “Yang paling membuat kami terpikat adalah Barcelona, mereka berhasil melakukan ‘comeback’ luar biasa. Ini akan jadi motivasi besar untuk kami bertemu dengan tim yang mengalahkan kami di final dua tahun lalu,” ujar Bonucci dikutip dari Football Italia.

Borussia Dortmund vs Monaco
Laga perempat final yang tak kalah serunya, akan mempertemukan Boroussia Dortmund menghadapi satu-satunya wakil Prancis yakni Monaco.

Monaco melenggang usai menyingkirkan Manchester City dengan penuh heroik. Usai ditekuk 3-5 di laga tandang, Monaco membalasnya dengan memaksa City pulang membawa kekalahan 1-3. Monaco lolos dengan keunggulan gol tandang.