Kamis , 15 June 2017, 17:20 WIB

Unai Emery: Mbappe Seharusnya di PSG

Rep: Gilang Akbar Prambadi/ Red: Andri Saubani
EPA/Etienne Laurent
Kylian Mbappe
Kylian Mbappe

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS--Rupa-rupa cara dilakukan sejumlah klub untuk menggaet striker musa fenomenal Kylian Mbappe. Mulai dari tawaran uang, menjanjikan tempat reguler agar bisa bermain dengan seorang bintang, hingga jaminan prestasi. Beda lagi yang dilakukan oleh Paris Saint-Germain (PSG).

Klub terkaya di Ligue 1 Prancis ini bukan cuma mengandalkan kekuatan uang mereka untuk membajak Mbappe dari pemiliknya AS Monaco. Melalui mulut pelatih Unai Emery, PSG menggugah rasa kedaerahan Mbappe untuk bergabung bersama Les Parisiens.

Emery mengatakan, sebagai seseorang yang lahir di Paris dengan keluarga yang juga tinggal di ibu kota Prancis itu, seharusnya Mbappe membela panji PSG di lapangan. "Dengan segala hormat kepada Monaco, Mbappe berasal dari Paris dan keluarganya juga sekarang ada di sini, ini cuma penilaian saya, tapi tak ada yang lebih baik selain bermain sebagai representasi kota kelahiran," ujar Emery kepada EFE, dikutip Kamis (15/6).

Emery mengatakan, Mbappe harus segera merasakan gairah dan semangat dalam bermain untuk klub kota kelahiran. Memang diakuinya, ada sedikit subjektifitas karena saat ini Emery adalah pelatih PSG sehingga ia meminta Mbappe bergabung dengan timnya.

Tapi pelatih asal Spanyol ini menegaskan, dengan latar belakang seperti yang Mbappe mililki, maka sebaiknya memang pemain 18 tahun itu bermain untuk PSG. "Jika ia pergi dari Monaco, maka PSG adalah tempat yang tepat," ujarnya.
Mbappe dilahirkan di wilayah bernama Bony, Prancis 20 Desember 1998 silam. Bony merupakan wilayah yang berada di Paris Utara.