Kamis , 14 September 2017, 09:47 WIB

Sarri Akui Napoli Salah Lakukan Pendekatan terhadap Shakhtar

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Israr Itah
EPA/ANGELO CARCONI
Maurizio Sarri
Maurizio Sarri

REPUBLIKA.CO.ID, DONETSK -- Napoli gagal membawa pulang angka saat bertandang ke markas Shakhtar Donetsk di Metalist Stadium pada laga pembuka Grup F Liga Champions, Kamis (14/9) dini hari WIB. I Partenopei takluk 1-2.

Pelatih Napoli Maurizio Sarri mengakui bahwa timnya melakukan pendekatan yang tidak tepat saat melawan Donetsk. Ia mengatakan, ini adalah pertandingan ketiga berturut-turut Napoli mereka memulai laga dengan buruk.

Di Serie A, kata dia, Napoli berhasil memperbaikinya untuk meraih hasil optimal. Namun berlaga di level Liga Champions tak semudah itu, terlebih setelah 20 menit pertama yang dinilainya mengerikan.

"Reaksi kami lebih emosional daripada logis, bahkan meskipun kami mengancam untuk mendapatkan gol penyeimbang hingga akhir. Namun masalahnya adalah pendekatan," kata Sarri, dilansir dari Football Italia, Kamis (14/9).

Pelatih asal Italia ini mengatakan, timnya melakukan pessure yang tidak bagus. Sebab dengan tiga pemain di antara garis pertahanan dan lini dtengah, mereka kehilangan jarak antarpemain di lini tengah dan pertahanan. Sehingga, lawan bisa menembuh pertahanan mereka dengan cukup mudah.

Sarri menilai Shakhtar tidak menciptakan banyak peluang. Namun, menurutnya, mereka membuat Napoli kesulitan. Padahal jika Napoli setidaknya bisa memotong bola atau membuat mereka lebih sulit, Napoli menurutnya bisa menjaga Shakhtar mencetak gol.

Pada kesempatan ini, Sarri meninggalkan Dries Mertens di bangku cadangan dan memilih Milik sebagai starter. Sarri dinilai melakukan terlalu banyak perubahan, Pelatih berusia 58 tahun ini lantas menjelaskan alasannya.

Menurutnya, Mertens telah tampil luar biasa dan memiliki kecepatan yang menjadi kekuatan terhebatnya. Namun, striker asal Belgia itu baru datang dari tugas internasional. Karena itu, ia memutuskan untuk mengistirahatkannya. Di samping itu, ia mengatakan bahwa Shakhtar memiliki bek yang sangat kuat secara fisik. 

"Pilihan Milik adalah umum. Mertens memiliki tingkat pemulihan yang berbeda dengan Lorenzo Insigne, itulah yang statistik kami katakan kepada kami, jadi dia butuh istirahat," tambahnya.