Kamis , 19 October 2017, 07:26 WIB

Valverde Nilai Handball Pique Hanya Naluriah

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Endro Yuwanto
EPA/TONI ALBIR
Gerard Pique
Gerard Pique

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Barcelona meraup tiga poin penuh usai menaklukkan Olympiakos 3-1 pada laga babak penyisihan Grup D Liga Champions di Camp Nou, Kamis (19/10) pagi WIB. Dengan hasil itu, Barca kokoh di puncak klasemen grup dengan koleksi sembilan poin, terpaut tiga poin di atas Juventus di urutan kedua.

Dalam laga itu, bintang Barca Lionel Messi mencetak gol ke-100 di Liga Champions yang menjadi gol kedua Barca, setelah Dimitris Nikolau mencetak gol pembuka. Messi kemudian mengatur Lucas Digne untuk mencetak gol ketiga. Sementara di akhir babak kedua, Olympiakos mengurangi kesenjangan menjadi 1-3.

Barca harus bermain dengan 10 orang pemain setelah Gerard Pique diganjar kartu merah di menit ke-42. Pique memasukkan bola ke gawang Olympiakos dengan bagian lengan bawahnya saat tendangan Gerard Deulofeu disemayamkan ke arahnya sejauh lima yard.

Bek tengah tersebut lantas memprotes keputusan wasit Skotlandia, Willie Collum. Namun, ia justru menerima kartu merah Liga Champions pertamanya.

Pelatih Barca Ernesto Valverde menegaskan bahwa tindakan handball Pique tersebut tidaklah disengaja. Ia mengaku, saat menyaksikan pertandingan di televisi, para pemainnya tampak tenang.

"Pique? Saya belum melihat tayangan ulang, tapi saya membayangkan itu semua hanya naluri, dengan gol begitu dekat dengannya," kata Valverde, dilansir dari Football Espana, Kamis (19/10).

Namun, Valverde mengatakan ia percaya para penggawa Barca akan menjadi lebih kuat begitu turun minum dengan 10 pemain. Blaugrana, menurutnya, perlu menemukan gol kedua. Sehingga permainan berjalan lebih mudah. Apalagi, kata dia, tim tamu bermain bertahan dan mencoba untuk menemukan gol dalam serangan balik.

"Dengan lawan kami bermain begitu dalam, sulit sekali menemukan ritme. Mengapa mengambil risiko jika mereka bermain bertahan dan kami memiliki 10 orang?" jelas Valverde.