Ahad , 12 November 2017, 12:03 WIB

Italia Siap Balas Kekalahan Atas Swedia

Rep: Frederikus Bata/ Red: Elba Damhuri
Ciro Fusco/AP
Pemain Napoli Lorenzo Insigne mencetak gol ke gawang Manchester City pada pertandingan Grup F Liga Champions Eropa di Stadion San Paolo, Naples, Itali, Kamis (2/11) dini hari.
Pemain Napoli Lorenzo Insigne mencetak gol ke gawang Manchester City pada pertandingan Grup F Liga Champions Eropa di Stadion San Paolo, Naples, Itali, Kamis (2/11) dini hari.

REPUBLIKA.CO.ID, STOCKHOLM – Italia tak berdaya menghadapi Swedia pada leg perdana play-off Piala Dunia 2018. Tampil di Friends Arena, Stockholm, Gli Azzurri takluk 0-1 dari tuan rumah dalam laga yang berlangsung pada Sabtu (11/11) dini hari WIB.

Penggawa tim nasional Italia, Lorenzo Insigne, meminta maaf kepada penggemar atas kekalahan yang diderita Gli Azzurri tersebut. "Maaf saya tidak bisa membuat perbedaan malam ini. Tapi apakah saya tampil cuma satu menit, atau 90 menit, saya akan mengeluarkan kemampuan seratus persen," kata jagoan SSC Napoli itu kepada Rai Sport dikutip dari Football Italia.

Insigne diturunkkan sekitar 15 menit terakhir jelang laga usai menggantikan Marco Verratti. Masih ada kesempatan bagi Italia untuk membalikkan keadaan. Pada leg kedua nanti, giliran mereka menjadi tuan rumah.

Duel tersebut berlangsung di Stadion San Siro, Milan, Selasa (14/11) dini hari WIB. "Siapa pun yang tampil harus mengeluarkan 200 persen kemampuan. Jangan sampai Italia gagal ke Piala Dunia," ujar Insigne.

Pemain yang bisa ditempatkan sebagai winger atau gelandang serang itu berharap timnya tetap tenang jelang laga penentuan. Insigne menegaskan, semua penggemar berada di belakang skuat negeri Piza di San Siro nanti.

Pelatih Italia Gianpiero Ventura menilai anak asuhnya tidak pantas kalah dari Swedia. Apalagi, ia melihat, skuat asuhannya mendulang sejumlah kesempatan emas di depan gawang lawan.

"Mengingat apa yang terjadi di lapangan, ini kekalahan yang tidak layak. Gigi Buffon tidak banyak melakukan penyelamatan, kami memiliki peluang hingga membentur mistar," kata juru taktik 69 tahun itu kepada Rai Sport.

Gli Azzurri wajib menang selisih dua gol di San Siro jika ingin ke Rusia. Hasil ilmbang atau keunggulan satu gol dengan kebobolan akan menutup peluang Italia ke Piala Dunia 2018.

Kapten Swedia, Andreas Granqvist, tidak dapat menyembunyikan kegembiraan usai timnya menaklukkan Italia. "Pertandingan yang luar biasa. Kami sangat senang dengan kemenangan ini," kata pesepak bola berusia 32 tahun itu kepada Sky.

Kendati demikian, ia meminta kubunya tidak perlu terlarut dalam euforia berlebihan. Pasalnya, masih ada leg kedua di markas lawan. Granqvist menilai duel tersebut bakal lebih sulit. "Kami akan melakukan yang terbaik untuk lolos," ujarnya.

(Tulisan diolah oleh Citra Listya Rini).