Jumat , 19 May 2017, 16:05 WIB

Djadjang: Persib tak Ada Dendam Terhadap Borneo FC

Rep: Febrian Fachri/ Red: Andri Saubani
Yogi Ardhi/Republika
Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman
Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman meminta anak-anak asuhnya bermain lepas saat menjamu Pusamania Borneo FC. Maung Bandung akan melawan Pesut Etam dari Kalimantan pada Sabtu (20/5) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Laga nanti terbilang spesial karena Persib punya misi untuk menuntaskan dendam yang belum selesai. Pada ajang pramusim Maret lalu, Persib dikalahkan Borneo FC di semifinal Piala Presiden 2017. Saat itu Maung Bandung disingkirkan dengan cara menyakitkan yakni lewat adu penalti.

"Saya meminta pemain lupakan pre season, Piala Presiden. Tak ada dendam. Jadi kami fokus saja dengan tren positif yang sudah kami buat," kata Djadjang saat konferensi pers jelang laga di Graha Persib, Jumat (19/5). Tren positif yang di maksudkan Djadjang yakni catatan belum terkalahkan Persib di enam laga Liga 1.

Si Pangeran Biru sudah memetik tiga kemenangan dan tiga hasil imbang. Persib kini duduk di peringkat dua dengan nilai 12. Hanya kalah satu angka saja dari pimpinan klasemen sementara PSM Makassar.

Pelatih berusia 59 tahun tersebut menjadikan tiga angka sebagai harga mati saat meladeni Borneo FC. Pada pekan keenam, tren kemenangan Persib terhenti saat ditahan imbang tuan rumah Semen Padang.

Tiga angka kini dibutuhkan Persib demi menjaga asa menggusur PSM Makassar dari puncak klasemen Liga 1. "Kami main di kandang, di hadapan Bobotoh. Jadi kami harus menang," ujar Djadjang.

Selain tiga angka, yang diinginkan pelatih yang pernah menimba ilmu di Inter Milan tersebut juga permainan indah dari skuad Persib. Sejauh ini, Djadjang merasa tekanan dari Bobotoh agar main indah sangat tinggi. Karena Persib dinilai lebih banyak bertahan.