Ahad , 16 Juli 2017, 00:01 WIB

Djadjang Mundur dari Kursi Pelatih Persib

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Israr Itah
Yogi Ardhi/Republika
Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman
Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Djadjang Nurdjaman mengundurkan diri dari kursi pelatih Persib Bandung. Keputusan ini diungkapkannya seusai Maung Badung kalah 1-2 dari tuan rumah Mitra Kukar pada pertandingan lanjutan Liga 1 di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kaltim, Sabtu (15/7) malam.

Keputusan yang cukup mengejutkan itu disampaikan Djadjang saat konferensi pers usai pertandingan yang sempat diwarnai aksi protes tuan rumah. Pelatih yang akrab disapa Djanur itu mengaku kecewa lantaran tidak bisa mendongkrak penampilan Maung Bandung hingga menyelesaikan laga ke-15 kompetisi Liga 1.

Kekalahan ini membuat Persib menempati posisi ke-12 klasemen sementara Liga 1. Persib cuma punya nilai 20 dari lima kali hasil imbang, dan empat kali kemenangan. Posisi Persib terancam digusur PS TNI yang berada di peringkat ke-13 dengan selisih satu angka. Juga, Semen Padang FC di tangga ke-14 dengan nilai 18. Kedua tim belum melakoni laga pekan ke-15.

"Dengan kekalahan hari ini, untuk sementara saya ingin istirahat dulu. Artinya saya mundur dari pelatih Persib. Itu keputusan bulat, saya sudah bicarakan dengan manajer tim tadi, tetapi dengan manajemen lain belum. Insya Allah mereka akan mengizinkan saya untuk kali ini, karena saya tidak bisa mengangkat performa tim yang terus-terusan seperti ini," kata Djanur.

Ia berterima kasih kepada manajemen Persib dan Bobotoh (suporter Persib) yang sudah berjuang bersama selama kurang lebih lima tahun dan mempersembahkan berbagai piala.

Ia mengakui, kesalahan utamanya musim ini adalah tidak bisa mendatangkan striker yang dibutuhkan Persib. Penyerang utama Sergio Van Dijk harus banyak melewatkan laga akibat cedera dan pemain veteran Carlton Cole penampilannya jauh dari harapan.

"Pelatih itu juga manusia biasa, ada up and down. Kesalahan terbesar saya adalah tidak bisa menghadirkan sosok striker yang dibutuhkan tim. Dua-duanya ada, tapi tidak bisa dimainkan. Yang satu cedera, yang satu di luar ekspektasi. Itu adalah tanggung jawab saya," katanya.

Persib takluk 1-2 lewat gol pemain asal Korsel Inkyun Oh pada menit ke-82, setelah memanfaatkan kesalahan barisan belakang Maung Bandung.

Padahal Persib sempat unggul lebih dulu lewat aksi Billy Paji Keraf pada menit ke-23, sebelum dibalas dengan gol penalti penyerang Mitra Kukar Marclei Cesar pada akhir babak pertama.

Persib sebenarnya memiliki peluang menyamakan skor lewat titik putih, setelah Shohei Matsunaga dijatuhkan Abdul Gamal di kotak terlarang. Keputusan ini sempat diprotes keras Mitra Kukar, tapi wasit bergeming.

Namun, kesempatan itu disia-siakan Raphael Maitimo selaku eksekutor, karena bola tendangan pemain naturalisasi itu berhasil ditepis Joko Ribowo, sehingga skor 2-1 bertahan hingga laga berakhir. 

Sumber : Antara