Ahad , 16 July 2017, 13:28 WIB

Persib Kabulkan Permintaan Mundur Djadjang

Rep: Febrian Fachri/ Red: Ratna Puspita
Yogi Ardhi/Republika
Manager Persib Bandung Umuh Muchtar
Manager Persib Bandung Umuh Muchtar

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung memastikan kerjasama dengan pelatih Djadjang Nurdjaman berakhir. Manajer Persib Umuh Muchtar mengatakan dia dan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat sudah merestui niat Djadjang untuk melepaskan jabatan sebagai pelatih.

"Manajemen sudah setujui Djadjang mundur. Saya mengerti perasaan pak Djadjang. Ini demi kebaikan Persib. Dari pada terus dipaksakan," kata Umuh di Hotel Papandayan, Bandung, Ahad (16/7).

Umuh menyebut dia sedih dengan mundurnya Djadjang. Pria yang akrab disapa Haji Umuh itu tak dapat melupakan jasa Djadjang yang sudah menghadirkan tropi untuk Persib seperti menjuarai Liga Super Indonesia 2014 dan juara Piala Presiden 2015.

Umuh memaklumi Djadjang sulit mengembangkan permainan Persib musim ini lantaran tim mereka tak ada penyerang yang mumpuni. Dua striker yang ada Carlton Cole dan Sergio van Dijk tak kunjung dapat memberikan hasil maksimal.

Cole tampil di bawah harapan dan Van Dijk kerap terkapar cedera. "Kalau dipaksakan bagaimana. Tidak ada striker. Apa boleh buat," ujar Umuh.

Umuh mengatakan manajemen sementara menunjuk asisten pelatih Herrie Setyawan untuk menjadi pengganti. Herrie langsung bertugas menjadi arsitek tim ketika melawan Persija Jakarta untuk pekan ke 16 Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (22/7).

Umuh berharap bersama Herrie, Persib dapat menang melawan Persija supaya dapat dijadikan momentum untuk bangkit dari keterpurukan. "Herrie saya naikkan dulu. Lawan Persija harus menang. Tak boleh kebobolan," ujar Umuh.