Sabtu , 12 August 2017, 20:56 WIB

Persib Tahan Arema di Kanjuruhan

Rep: Febrian Fachri/ Red: Andri Saubani
Ist
Liga 1
Liga 1

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG- Big match antara Arema FC menjamu Persib Bandung berakhir antiklimaks. Bermain di hadapan puluhan ribu Aremania di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (12/8) untuk pekan ke-19 Liga 1, kedua tim hanya bermain dengan skor kacamata selama dua kali 45 menit.

Hasil ini membuat posisi Singo Edan dan Maung Bandung stagnan. Arema masih di peringkat delapan dengan nilai 25. Persib di peringkat 13 dengan koleksi 24 angka.

Arema dan Persib langsung memeragakan permainan dengan tempo cepat sejak menit pertama dimulai. Perebutan bola lini tengah begitu sengit terjadi karena banyak bertebaran pemain berkualitas.

Peluang pertama didapat Singo Edan pada menit tujuh. Pemain gaek Cristian Gonzales nyaris saja memjebol gawang Persib yang dijaga M Natshir lewat tendangan salto. Untuntnya Natshir lebih dahulu memenangkan duel udara dengan menepis bola keluar lapangan.

Pada menit ke-13, klub kesayangan Aremania mendapat peluang lagi untuk memecah kebuntuan. Adam alis meliuk-liuk masuk ke kotak penalti. Adam mencoba melepaskan umpan silang kepada Gonzales. Sayangnya bek Persib Ahmad Jufriyanto berhasil memblok bola keluar. 15 menit pertama Persib lebih banyak dikurung oleh pemain Arema.

Peluang didapat Maung Bandung pada menit 16. Marquee player Michael Essien melakukan tendangan first time setelah mendaptkan umpan dari lini tengah. Sayangnya sepakan bekas pemain Chelsea itu masih melambung di atas mistar.

Peluang emas Persib didapat Persib pada menit 20. Tantan berhasil dengan kencang menusuk ke kotak penalti dari sisi kanan. Ia menendang bola keras dengan kaki kiri dan tepat ke arah gawang. Kiper Arema Kurnia Meiga lebih teliti membaca arah bola dan menepis bola ke luar kotak penalti. Bola kemudian didapat Atep yang menunggu bibir kotak penalti. Sayang sepakan kapten Persib itu melambung jauh di atas mistar.

15 menit jelang babak pertama berakhir tempo pertandingan mulai menurun. Persib perlahan mulai mengendalikan permainan. Tantan berkolaborasi dengam Henhen di sisi kanan mulai banyak berkreasi untuk melepaskan umpan kepada Maitimo dan Essien yang menanti di kotak penalti lawan.

Walau menonjol, Tantan harus lebih awal ditarik keluar. Tantan digantikan oleh striker baru Ezechiel N'Douassel pada menit 44. Ini adalah debut Ezechiel untuk Persib di Liga 1.

Tapi Ezechiel belum bisa memberikan perubahan karena semenit di lapangan, wasit meniupkan peluit panjang tanda istirahat turun minum. Skor masih sama kuat 0-0.

Babak kedua, Persib nyaris saja membungkan Aremania. Henhen Herdiana yang lepas di sisi kanan kiri pertahahan Arema mampu menyisir ke ke dalam kotak penalti. Henhen memberikan umpan dekat ke Essien. Essien jeli melihat Ezechiel bebas di mulut gawang melepaskan umpan datar. Peluang emas bagi Ezechiel untuk mencatatkan namanya di papan skor Liga 1 untuk pertama kali. Sayangnya sepakan pemain Chad itu lemah dan tepat mengarah ke gawang Meiga.

Memasuki menit ke-52, gawang Deden Natshir berkali-kali mendapatkan ancaman dari barisan penyerang Arema. Adam Alis, Beni Wahyudi, Esteban Viscarra membuat kolaborasi apik yang diakhiri dengan umpan-umpan silang. Di sini Deden yang baru saja melangsungkan pernikahan pekan lalu begitu ciamik menghalau dan memblok peluang-peluang Singo Edan.

Pemain baru Arema Atayev tak mau kalah melakukan over laping ke depan pada menit ke-56. Pemain Turkmenistan itu melepaskan satu umpan silang cantik ke kotak penalti. Esteban Viscarra yang menyambut umpam tersebut berhasil menyunsul keras. Namun bola masih di luar target.

15 menit sisa pertandingan permainan mulai lambat lagi. Aksi protes banyak terjadi karena kerap terjadi duel di lini tengah. Walau masih ada peluang sampai akhir laga tetap saja gawang Arema dan Persib aman sampai laga berakhir. Skor ini mengulangi hasil pertemuan pertama kedua tim di markas Persihb di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada April lalu.