Friday, 7 Jumadil Akhir 1439 / 23 February 2018

Friday, 7 Jumadil Akhir 1439 / 23 February 2018

PS TNI Waspadai Kebangkitan Borneo FC

Sabtu 12 August 2017 22:07 WIB

Red: Andri Saubani

Liga 1

Liga 1

Foto: Ist

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Kesebelasan PS TNI mewaspadai kebangkitan tuan rumah Borneo FC pada pertandingan lanjutan Liga 1 musim 2017 di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Ahad (13/8). Pelatih PS TNI, Ivan Venkov Kolev kepada wartawan di Samarinda, Sabtu (12/8), mengatakan, tim Borneo FC yang baru saja menelan kekalahan perdananya di kandang saat menghadapi Sriwijaya FC, pasti memiliki motivasi tinggi untuk mengejar kemenangan di hadapan publiknya.

Kolev menganggap pertandingan melawan tim berjuluk Pesut Etam itu merupakan laga yang berat. Apalagi, dengan reputasi Borneo FC yang belum pernah kalah di laga kandang selama putaran pertama Liga 1.

Selain motivasi khusus untuk bangkit usai mendapat hasil buruk di kandang pekan lalu, mantan pelatih timnas Indonesia itu menilai tim Borneo juga cukup lengkap dari lini perlini, dengan materi pemain yang berkualitas. "Kami datang ke Samarinda dengan ada laga yang berat. Borneo FC terakhir kalah di kandang dan motivasi mereka naik. Besok 'game' sangat berat dan kami harus bisa mengatasinya," ujar pelatih asal Bulgaria itu.

Ia mengatakan tidak ada target khusus dari PS TNI menghadapi Borneo FC, hanya berharap pemainnya bisa meredam serangan tuan rumah.  Apalagi, PS TNI sudah mengetahui reputasi permainan Pesut Etam, meskipun saat ini diasuh oleh careteker pelatih Ricky Nelson. "Kami mencoba mempelajari mereka melalui rekamam video. Mereka bermain bagus. Kami mengetahui apa saja yang bisa bahaya dan menyulitkan kami," tambahnya.

Saat ini, PS TNI unggul satu angka dari Borneo FC di klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 25 angka dan menempati peringkat 12. Sedangkan, Borneo FC berada di peringkat 15 klasemen dengan koleksi nilai 24.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Kondisi Setelah Putusnya Jembatan Sunut

Jumat , 23 February 2018, 15:00 WIB