Rabu , 13 September 2017, 18:54 WIB

Lawan Bhayangkara FC, Semen Padang tanpa Dua Pemain Andalan

Red: Andri Saubani
ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
Nil Maizar (baju merah) memberikan instruksi kepada para pemain Semen Padang
Nil Maizar (baju merah) memberikan instruksi kepada para pemain Semen Padang

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Semen Padang kehilangan dua pemain andalannya ketika menghadapi Bhayangkara FC pada pekan ke-24 kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1 2017 di Stadion GOR H Agus Salim, Kota Padang, Sumatra Barat pada Jumat (15/9). "Kita kehilangan Muchlish Hadi Ning Syaifulloh dalam laga ini karena dalam kontrak pemain ini tidak diperbolehkan ikut berlaga ketika menghadapi Bhayangkara FC," kata manajer Semen Padang Win Benardino di Padang, Rabu (13/9).

Win menambahkan, Muchlish dipinjam dari tim Bhayangkara United pada jadwal perpindahan pemain pada pertengahan musim. Salah satu syaratnya, peminjamannya adalah mantan pemain Timnas U-19 asuhan Indra Sjafri itu tidak diperbolehkan bermain dalam laga nanti. "Kita harus menjalankan isi kontrak peminjaman Muchlish tersebut, dalam laga nanti posisi Muchlish akan digantikan dengan pemain lain," ujarnya.

Pelatih kepala Semen Padang, Nil Maizar menerangkan, pemain kedua yang mengalami kondisi tidak bugar adalah penjaga gawang Semen Padang, Jandia Eka Putra yang masih bermasalah dengan lutut kirinya. "Saat ini kondisinya masih bermasalah dan masih butuh perawatan. Kita memiliki M Ridwan untuk menggantikan posisi Jandia di bawah mistar nanti, jadi tidak ada persoalan berarti," sebutnya.

Nil mengemukakan, saat ini timnya dalam kondisi yang bagus dan semangat dalam menghadapi laga melawan pemuncak sementara Liga 1 2017 tersebut. "Para pemain tidak memiliki beban mental, yang terpenting mereka harus tampil baik dan pantang menyerah dalam menghasilkan tiga angka dalam laga nanti," jelas dia.

Nil menilai, Bhayangkara FC merupakan tim yang bagus dalam kompetisi ini, mereka memiliki kecepatan dan ketangguhan sehingga dapat bercokol di puncak klasemen. "Kita telah mempelajari mereka dan mencoba untuk mengantisipasi serangan-serangan yang akan dilakukan oleh Bhayangkara nantinya," katanya.

Sumber : Antara