Jumat , 13 Oktober 2017, 11:40 WIB

Aji Santoso: Semen Padang tak Bisa Dianggap Remeh

Rep: Febrian Fachri/ Red: Ratna Puspita
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Pesepak bola Persela Lamongan Sadidil Ramdani (kanan) berusaha melewati hadangan penjaga gawang Persegres Gresik United M Choirun Nasirin (tengah) dalam lanjutan Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (30/9). Persela Lamongan menang telak atas Persegres Gresik United dengan skor 7-1.
Pesepak bola Persela Lamongan Sadidil Ramdani (kanan) berusaha melewati hadangan penjaga gawang Persegres Gresik United M Choirun Nasirin (tengah) dalam lanjutan Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (30/9). Persela Lamongan menang telak atas Persegres Gresik United dengan skor 7-1.

REPUBLIKA.CO.ID, LAMONGAN — Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso meminta anak-anak asuhnya untuk tidak menyepelakan kekuatan Semen Padang yang akan mereka jamu di Stadion Surajaya, Ahad (15/10) nanti. Kabau Sirah saat ini sedang terpuruk dan hanya berada satu tingkat di atas zona degradasi.

Keadaan semakin parah ketika manajemen tim juara Liga Prima Indonesia 2011 itu memecat pelatih Nil Maizar. "Semen Padang tak bisa dianggap main-main. Mereka tetap memiliki pemain berkualitas tinggi," kata Aji, dikutip dari laman resmi Liga Indonesia, Jumat (13/10).

Bekas pelatih Arema FC itu mengikuti perkembangan Semen Padang dalam beberapa laga terakhir. Semen Padang hanya memetik satu kemenangan selama putaran kedua Liga 1. 

Walau jarang menang, Semen Padang selalu tampil lepas setiap kali bertanding. Barisan penyerang Kabau Sirah seperti Vendry Mofu, Marcel Sacramento yang disokong duo sayap lincah kreatif Riko Simanjuntak dan Irsyad Maulana sering membuat lini pertahanan lawan kerepotan.

Aji tak mau pemain-pemain Laskar Jaka Tingkir lengah dan membiarkan pemain Semen Padang mendapatkan titik balik untuk mencuri kemenangan. "Tak boleh meremehkan lawan, karena itu bahaya," ucap Aji.

Persela saat ini berada di urutan 13 klasemen sementara dengan nilai 33 angka. Laga terakhir Choirul Huda dan kawan-kawan di Stadion Surajaya adalah pada Sabtu (30/9) lalu ketika membantai Persegres Gresik United 7-1. 

Aji ingin melihat anak-anak asuhnya kembali berpesta gol untuk menghibur penggemar Persela di Kota Lamongan.