Selasa , 14 November 2017, 16:36 WIB

Bukan Fair Play, Ini Alasan Odemwingie Hengkang dari Madura

Rep: Febrian Fachri/ Red: Israr Itah
ANTARA FOTO/Saiful Bahri
Striker Madura United (MU) Peter Osase Odemwingie (kiri).
Striker Madura United (MU) Peter Osase Odemwingie (kiri).

REPUBLIKA.CO.ID, PAMEKASAN -- Peter Odemwingie sudah memastikan angkat koper dari klubnya Madura United. Pemain asal Nigeria itu awalnya disebut ingin cabut dari sepak bola Indonesia karena masalah buruknya sportivitas kompetisi Liga 1.

Namun, ternyata bekas pemain Stoke City itu membantah alsan tersebut. Odemwingie mengatakan pernyataannya tentang PSSI dan PT LIB itu dicatut oleh petinggi Laskar Sape Kerrab.

"Klub menggunakan nama saya untuk komplain terhadap operator liga karena kita gagal juara. Memang keputusan wasit layak diprotes tapi itu wajar dalam sepak bola. Tapi soal adanya korupsi dalam sepak bola kita hanya bisa berspekulasi," kata Odemwingie, melalui Twitter-nya @OdemwingieP, Senin (13/11).

Odemwingie menjelaskan dirinya cabut dengan cara memutuskan kontrak yang masih menyisakan setahun lagi. Odemwingie awalnya dikontrak Madura United untuk dua musim.

Tapi begitu satu musim telah berjalan, kata pemain yang juga pernah membela Lille ini, petinggi klub ingin mengajukan klausul yang dapat mencegah Odemwingie bermain untuk klub Indonesia lainnya kecuali Madura United.

"Mereka ingin klausul yang membuat saya tak bisa main di klub lain di Indonesia," ujar Odemwingie.

Odemwingie telah memilih hengkang dan mengembalikan panjar untuk sisa satu musim kontrak kepada manjemen tim. Pihak Madura United pun legawa dengan keputusan Peter.

Kini, Odemwingie memilih pulang ke negaranya setelah kompetisi Liga 1 2017 selesai. Belum ada informasi ke mana lagi bekas kapten timnas Nigeria itu akan berlabuh selanjutnya.

Selama di Indonesia, Odemwingie tampil sebanyak 23 laga dan mencetak 15 gol. Ia sempat absen dalam waktu yang cukup lama karena cedera. Di paruh pertama musim Liga 1 2017, Odemwingie menyita perhatian dengan penampilan apik. Selain andal mencetak gol, pemain 36 tahun itu juga jago melepaskan assist. Ia disebut sebagai marquee player paling sukses di Indonesia.