Kamis , 23 November 2017, 17:11 WIB

Bima Sakti: Menjamu Guyana Timnas Indonesia Harus Menang

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Endro Yuwanto
Republika/Raisan Al Farisi
Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti.
Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Timnas Indonesia mewajibkan kemenangan dalam uji coba menjamu Guyana akhir pekan ini. Asisten pelatih timnas Indonesia Bima Sakti Tukiman mengatakan, waktu latihan yang cukup mengharuskan para penggawanya tampil maksimal menghadapi timnas dari negara Amerika Selatan itu.

Bima mengatakan, kemenangan menjadi keharusan mengingat pertandingan ini pun penting bagi perbaikan ranking Indonesia di Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). "Kami harus menang melawan Guyana," kata Bima dalam rilis resmi timnas yang diterima wartawan pada Kamis (23/11).

Pertandingan antara Indonesia dan Guyana akan digelar pada Sabtu (25/11) di Stadion Patriot Chandrahabaga, Bekasi, Jawa Barat. Laga tersebut berlabel resmi FIFA A Match. Artinya, pertandingan persahabatan itu resmi tercatat di federasi sepak bola dunia.

Hasil pertandingan tersebut akan mempengaruhi posisi kedua negara dalam daftar ranking FIFA. Periode November 2017 ini, Indonesia ada di peringkat 154 dunia. Sementara, Guyana ada di peringkat ke-164.

Jarak peringkat tersebut memang mengunggulkan tuan rumah. Akan tetapi Bima mengatakan, timnas tamu kali ini pun bukan lawan yang gampang takluk. "Saya kira tim Guyana ini tim yang bagus juga. Dan kami patut mewaspadai permainan mereka," ujar dia menambahkan.

Bima melanjutkan, menghadapi Guyana nanti, pelatih Luis Milla Aspas sudah menyiapkan sebanyak 26 pemain. Daftar para penggawa tersebut merupakan saringan dari 33 nama pemain yang diundang Milla memperkuat timnas pekan lalu saat menjamu Suriah U-23.

Sebanyak 26 pemain yang disiapkan menjamu Guyana nanti didominasi para penggawa dari skuat U-23. Ada pula tiga pemain U-19 yang masih terlibat, yakni Egy Maulana Vikri, Muhammad Luthfi Rafli, dan Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah.

Satu-satunya penggawa senior yang disiapkan melawan Guyana adalah Ilija Spasojevic. Sedangkan dari barisan U-23, Milla masih mengandalkan Hansamu Yama Pranata dan juga Febri Haryadi.

Pertandingan persahabatan menjamu Guyana nanti menjadi uji tanding skuat Indonesia yang ketujuh sepanjang tahun ini. Di dua laga terakhir saat menjamu Suriah, timnas Indonesia dua kali kalah. Timnas Suriah U-23 mampu menekuk Indonesia U-23 dengan skor 3-2 pada Kamis (16/11). Suriah U-23 pun berhasil kembali membuat malu skuat senior Indonesia setelah menang 1-0 pada Sabtu (18/11).

BACA: Luis Milla Siapkan 26 Pemain untuk Hadapi Guyana

Berita Terkait