Sabtu, 5 Sya'ban 1439 / 21 April 2018

Sabtu, 5 Sya'ban 1439 / 21 April 2018

Laga Lawan Persib Berakhir Ricuh, Ini Kata Pelatih Arema

Senin 16 April 2018 15:21 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Israr Itah

Pertandingan Aremania FC dan Persib di Stadion Kanjuruhan Malang, Ahad (15/4) berakhir ricuh. Skor imbang 2-2 tak mampu menyurutkan Aremania yang emosi atas berjalannya pertandingan.

Pertandingan Aremania FC dan Persib di Stadion Kanjuruhan Malang, Ahad (15/4) berakhir ricuh. Skor imbang 2-2 tak mampu menyurutkan Aremania yang emosi atas berjalannya pertandingan.

Foto: Republika/Wilda Fizriyani
Dia meminta maaf karena Singo Edan tidak mendapatkan poin sempurna.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Asisten pelatih Arema FC Milan Petrovic mengungkapkan permintaan maafnya kepada Aremania atas ricuhnya pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Ahad malam (15/4). Dia meminta maaf karena Singo Edan tidak mendapatkan poin sempurna pada pertandingan melawan Persib Bandung yang berakhir imbang 2-2.

"Kami sangat minta maaf karena tidak mendapatkan skor. Saya paham Aremania menginginkan kemenangan pada pertandingan semalam," ujar Milan saat ditemui wartawan di Lapangan Futsal Champions Tidar, Kota Malang, Senin (16/4).

Permohonan maaf juga diungkapkan Milan atas kejadian yang terjadi pada momen tambahan waktu babak kedua. Meski tak mendapatkan skor sempurna dan kurang berjalan baik, Milan tetap menjanjikan pasukannya akan bermain sebaik mungkin pada pertandingan berikutnya. Pihaknya berupaya untuk mendiskusikan dan mencari solusi terbaik pada laga berikutnya.

Dia meyakini semua pemain telah membicarakan dan mencari solusi atas kejadian tersebut. Hal yang pasti, dia melanjutkan, timnya tahu apa saja kesalahan yang terjadi pada pertandingan tersebut.

Pertandingan Arema FC dan Persib Bandung berakhir ricuh di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (15/5) malam. Kericuhan ini terjadi akibat kekecewaan Aremania atas keputusan wasit dan pemain Persib yang tampak mengulur-ulur waktu permainan. Sebagian masuk ke lapangan saat skor imbang 2-2 dan laga hanya beberapa detik lagi berakhir.

Atas kejadian ini, sebagian lain fan Arema harus menanggung akibatnya. Mereka mengalami luka karena terkena lemparan botol, batu, sepatu, sandal, semprotan gas air mata, dan lainnya.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA