Ahad , 13 August 2017, 22:25 WIB

De Boer Catatkan debut Buruk Sebagai Pelatih di Inggris

Rep: Gilang Akbar Prambadi/ Red: Israr Itah
Reuters/Alessandro Garofalo
Frank de Boer
Frank de Boer

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Crystal Palace dihajar tiga gol tanpa balas di rumahnya sendiri, Selhurst Park pada laga perdana Liga Primer Inggris 2017/2018, Sabtu (12/8) malam WIB. Kekalahan tersebut semakin terasa telak karena diberikan oleh tim promosi yang sebelum musim 2017/2018, tak pernah mencicipi panggung Liga Primer Inggris, Huddersfield Town.

Tak pelak, ini jadi sebuah ucapan selamat datang yang sangat tidak ramah bagi pelatih Frank De Boer. Laga kontra Huddersfield adalah aksi debutnya sebagai pelatih di Liga Primer Inggris.

Pelatih asala Belanda ini pun mengakui kesalahannya sehingga Palace dibantai 0-3. "Kami sebenarnya memulai laga dengan baik, tapi ada kesalahan terjadi dan dari sana lawan bisa membuat gol," kata De Boer dikutip dari Evening Standard, Ahad (13/8).

Eks pelatih Inter Milan ini mengatakan, Huddersfield mampu bermain baik dengan membuat banyak peluang. Di sisi lain, skuatnya justru membuat banyak kesalahan.

De Boer menilai, jika bisa bermain lebih baik, harusnya pasukan the Eagles bisa mencuri kesempatan mengakhiri laga dengan hasil lebih baik ketika skor masih 0-2. Ia melihat, Palace bisa menipiskan ketinggalan menjadi 1-2.

Namun, gol ketiga Huddersfield justru lahir 12 menit sebelum waktu normal sehingga membuat timnya dapat dipastikan sulit mendapat angka bahkan sebelum laga usai.

"Saya melihat banyak hal baik terjadi sepanjang laga, tapi kami tak bisa memenangkan pertandingan jika kurang berkonsentrasi untuk tidak membuat kesalahan," kata pelatih 47 tahun ini.

De Boer datang ke bumi Ratu Elizabeth sebagai perantau yang belum pernah merasakan atmosfer Liga Primer Inggris sebelumnya. Baik bagi pemain maupun pelatih. Legenda Ajax Amsterdam ini jadi pelatih Palace setelah klub asal Kota London itu ditinggal pensiun Sam Allardyce.