Jumat , 13 October 2017, 14:15 WIB

Eks Bek United: Anfield Bagaikan Neraka

Rep: Gilang Akbar Prambadi/ Red: Ratna Puspita
EPA/ADRIAN DENNIS
Mikael Silvestre (atas) ketika masih memperkuat Manchester United. Pada laga ini, Silvestre mencoba melewati pemain Chelsea Mario Melchiot (bawah) ketika United melawat ke Stamford Bridge di London pada Liga Primer musim 2001/2002.
Mikael Silvestre (atas) ketika masih memperkuat Manchester United. Pada laga ini, Silvestre mencoba melewati pemain Chelsea Mario Melchiot (bawah) ketika United melawat ke Stamford Bridge di London pada Liga Primer musim 2001/2002.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Mantan pemain Manchester United, Mikael Silvestre, mengingatkan skuat Iblis Merah untuk waspada saat berlaga melawan Liverpool, Sabtu (14/10) malam WIB. Eks bek United dari 1999 sampai 2008 ini mengatakan, berlaga melawan Liverpool di Anfield bukanlah pekerjaan mudah.

Menurut Silvestre, markas Liverpool ini bagaikan sebuah neraka bagi United. Ia pun yakin, laga melawan the Reds di Anfield akan jadi ujian yang sangat berguna bagi Iblis Merah.

"Anda akan seperti di dalam nereka. Isi stadion ini tak pernah menerima United dengan baik. Kebencian dari mereka begitu terasa," kata Silvestre, dikutip dari the Guardian, Jumat (13/10).

Sosok asal Prancis ini menggambarkan, ada semacan perasaan tak nyaman setiap kali bertanding di Anfield. Umpatan dan sikap kasar dari penonton tuan rumah jadi hal yang harus diterima sejak pemanasan hingga saat pertandingan.

Namun, Silvestre menyebut United akan meraih banyak manfaat jika bisa pulang dari Anfield dengan membawa tiga angka. Ia memastikan, rasa percaya diri mengarungi musim akan lebih membumbung tinggi.

"Menarik untuk melihat bagaimana United menunjukkan reaksi di tengah tekanan publik Anfield. Jika berhasil, maka mereka akan bisa melaju semakin baik," kata Silvestre.

Prediksinya, laga nanti bisa jadi dimenangkan oleh United. Pengoleksi lima gelar juara Liga Primer Inggris bersama United ini menilai, pasukan Jose Mourinho lebih siap ketimbang tuan rumah.

Hal itu sudah dibuktikan United dengan tampil baik dalam tujuh laga awal. Hasilnya pun terlihat di papan klasemen. United di peringkat kedua dengan 19 angka sedangkan Liverpool lima setrip di bawahnya tertinggal tujuh angka.

Menurut Silvestre, Liverpool punya masalah dalam hal menyelesaikan umpan menjadi gol. Memang ia tak memungkiri, lini depan the Kop diisi oleh Philippe Coutinho, Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane sangatlah berbahaya.

Namun, mereka semua menurut Silvestre bukan striker dengan tipikal penyelesai akhir. Kekurangan ini diyakininya akan bisa dimanfaatkan oleh Romelu Lukaku dan kawan-kawan.

"Liverpool tak punya striker pembunuh. Saya pikir United akan bisa menguasai keadaan," kata Silvestre.