Sabtu , 21 October 2017, 08:30 WIB

Lanjutkan Laju Dahsyat, City!

Rep: Gilang Akbar Prambadi/ Red: Ratna Puspita
EPA-EFE/NIGEL RODDIS
Pemain Manchester City Kevin De Bruyne (kiri) berduel dengan penggawa Napoli Kalidou Koulibaly (kanan) pada laga Grup F Liga Champions 2017/2018 di Stadion Etihad Stadium, Rabu (18/10) dini hari WIB.
Pemain Manchester City Kevin De Bruyne (kiri) berduel dengan penggawa Napoli Kalidou Koulibaly (kanan) pada laga Grup F Liga Champions 2017/2018 di Stadion Etihad Stadium, Rabu (18/10) dini hari WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER--Laju Manchester City masih belum terhentikan musim ini. Melaksanakan 11 laga di semua ajang, City menyelesaikan 10 di antaranya dengan kemenangan. Satu laga lainnya berakhir seri.

Pemimpin klasemen sementara Liga Seri A, Napoli, jadi korban terbaru Leroy Sane dan kawan-kawan. Napoli terkapar di hadapan City ketika laga ketiga penyisihan Liga Champions 2017/2018 digelar di Stadion Etihad, Rabu (18/10) dini hari WIB.

Menjamu tamu dari negeri Pizza tersebut, City mendapatkan perlawanan sengit. Status sebagai tim yang menyapu semua laga Seri A dengan kemenangan benar-benar ditunjukkan. Namun, semua itu bukan masalah bagi City. Perjuangan Marek Hamsik dan kawan-kawan bisa dijinakkan oleh City dengan skor 2-1.

Kini, City akan kembali beraksi dengan menghadapi lawan yang punya kelas jauh di bawah Napoli. Ada Burnley yang akan mendatangi Stadion Etihad Sabtu (21/10) malam ini. 

Saat ini, Burnley duduk di peringkat ketujuh dengan 13 angka. Jumlah ini terpaut sembilan angka dari City yang duduk di peringkat pertama.

City layak percaya diri menghadapi Burnley. Dengan catatan mencetak 17 gol kandang di ajang Liga Primer Inggris musim ini, tentu Burnley tak bisa disebut masalah.

Dengan catatan impresif tersebut, pelatih City Josep Guardiola sangat menanti kedatangan Burnley. Menurut Guardiola, laga melawan Burnley akan jadi panggung bagi pasukannya dalam memperlihatkan permainan dahsyat.

Dalam hal ini, Guardiola memuji winger Raheem Sterling sebagai sosok yang layak dikhawatirkan oleh pertahanan Burnley. Dalam 11 laga di semua ajang musim ini, pemain timnas Inggris itu mencetak delapan gol. Sepak terjang Sterling sangat membantu City dalam memuncaki klasemen di Liga Primer Inggris dan juga grup penyisihan Liga Champions 2017/2018.

"Sterling seperti mesin yang tak lelah mengejar bola. Saya yakin dia akan jadi masalah besar bagi lawan kami selanjutnya," kata Guardiola usai melakoni laga kontra Napoli, dikutip dari laman resmi UEFA. 

Pelatih asal Spanyol ini menambahkan, mental bertanding pasukannya sedang sangat percaya diri. Guardiola menilai, dengan torehan 10 kemenangan beruntun yang City raih di semua ajang, timnya layak disegani oleh semua lawan.

"Kami punya skuat yang sangat dalam. Bahkan, Fabian Delph (gelandang City) bisa menjalankan posisi bek kiri dengan sangat baik. Saya pikir kami sedang dalam posisi yang sangat ideal untuk terus meraih kemenangan," kata Guardiola.

Pelatih Sean Dyche tak lantas gentar dengan rekor sempurna yang City torehkan dalam tiga bulan terakhir ini. Dyche mengatakan, catatan timnya sejauh ini cukup untuk jadi modal membangun percaya diri melawan City.

Dyche mengingatkan, Burnley juga cukup perkasa dengan tidak pernah menelan kekalahan di ajang Liga Primer Inggris sejak bulan Agustus 2017. Walaupun diakuinya, dari delapan laga yang dilalui, cuma tiga kemenangan yang diraih oleh timnya. Sisanya empat seri dan satu kalah.

"Tapi kami tak pernah kalah sejak akhir Agustus, jadi tak ada alasan untuk takut," kata Dyce.

Pelatih berusia 46 tahun ini mengatakan, posisi tak diunggulkan selalu jadi keuntungan bagi timnya. Ia membuka memori ketika pada pekan perdana liga musim ini sanggup mengalahkan Chelsea 3-2 di Stamford Bridge.

"Laga melawan Chelsea jadi pembuktian betapa siapnya kami dengan tantangan. Kami juga akan membuktikan hal sama di Etihad," kata Dyche.