Ahad , 22 October 2017, 09:26 WIB

Liverpool Vs Spurs, Berharap Laga Terbuka di Wembley

Rep: Gilang Akbar Prambadi/ Red: Ratna Puspita
AP/Darko Bandic
 Pelatih Liverpool Jurgen Klopp merayakan kemenangan timnya saat membantai Maribor dengan skor 7-0 pada laga Liga Champions di Stadion Ljudski Vrt, Maribor, Selasa (17/10).
Pelatih Liverpool Jurgen Klopp merayakan kemenangan timnya saat membantai Maribor dengan skor 7-0 pada laga Liga Champions di Stadion Ljudski Vrt, Maribor, Selasa (17/10).

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Liverpool Juergen Klopp mengharapkan permainan saling serang ketika timnya bertamu ke markas sementara Tottenham Hotspur musim ini, Stadion Wembley, Ahad (22/10) malam WIB. Pelatih asal Jerman ini tak mau menghadapi tim yang menerapkan taktik ultra defensive seperti kala menghadapi Manchester United pada laga pekan sebelumnya.

Saat itu, Liverpool dibuat frustrasi oleh Iblis Merah yang menutup semua celah pertahanan. Laga pekan kedelapan Liga Primer Inggris 2017/2018 itu pun selesai dengan skor kaca mata.

Klopp yakin, Spurs akan menunjukkan hasrat lebih besar untuk menang dengan menerapkan strategi menyerang ke timnya. Menurut Klopp, semua orang yang menantikan laga Liverpool kontra Spurs pun mengharapkan demikian.

Klopp mengatakan, melihat sepak terjang Spurs yang cuma absen sekali mencetak gol dari 12 laga musim ini, the Lily Whites akan berani bermain lebih terbuka ketimbang United. Pelatih terbaik Jerman tahun 2011 dan 2012 pun percaya, para penonton laga timnya kontra Spurs tidak akan dibuat kecewa.

"Nanti akan jadi laga yang hebat. Sebuah laga yang dinantikan oleh suporter. Kedua tim tidak ingin bermain menunggu, kedua tim akan mencari kemenangan. Untuk itulah pertandingan akan berjalan menarik," kata Klopp dikutip dari Sky Sports. 

Eks juru taktik Mainz O5 ini memuji Spurs sebagai tim yang solid. Klopp mengatakan, langkah Spurs yang saat ini bercokol di papan atas Liga Primer Inggris dengan 17 angka dari delapan laga sangatlah impresif. 

Meski begitu, Klopp percaya Dele Alli dan rekan-rekannya belum mengeluarkan kemampuan terbaik yang mereka miliki. Atas dasar inilah, Klopp menilai timnya perlu melakukan persiapan maksimal agar bisa mengatasi permainan Spurs. 

Menurut Klopp, bermain melawan Spurs di hadapan para pendukungnya akan jadi tantangan serius. "Kami juga masih bisa bermain lebih baik dari yang sudah kami tunjukkan. Tak akan jadi laga mudah, tapi kami sangat menantikan hasil laga nanti," kata Klopp.

Pelatih Spurs Mauricio Pochettino memastikan akan ada kejutan ketika timnya menjamu Liverpool. Pochettino mengatakan, hal sama terjadi ketika Spurs bisa memberikan kejutan kepada raksasa La Liga Spanyol, Real Madrid beberapa hari sebelumnya.

Kala itu, Spurs mampu menahan imbang Madrid dengan skor 1-1 pada laga ketiga penyisihan Liga Champions 2017/2018 di Santiago Bernabeu. Spurs sempat diprediksi akan menerapkan formasi 4-2-3-1 untuk bisa meladeni agresivitas tuan rumah yang diperkuat mesin gol Cristiano Ronaldo.

Namun, ternyata Pochettino memasang formasi 5-3-2. Uniknya, meski terkesan akan bermain bertahan dengan lima pemain belakang, nyatanya Spurs justru bisa menampilkan permainan seimbang antara menyerang dan sebaliknya.

Dengan memasang dua dua full back yang beroperasi di sisi kiri dan kanan tiga bek tengah, Spurs sukses melakukan transisi baik ketika akan menyerang maupun bertahan. Malahan, dua striker yang Spurs pasang, Harry Kane dan Fernand Llorente tampil hidup dalam memimpin serangan Spurs.

Pemain Tottenham Hotspur Harry Kane. (EPA/KATIA CHRISTODOULOU)

"Sebelum laga melawan Madrid, semua orang bertanya tentang formasi saya. Setelah pertandingan selesai, mereka menyebut saya jenius. Jadi ini sesuai kondisi, hal sama akan saya lakukan saat menghadapi Liverpool," kata Pochettino.

Pelatih asal Argentina ini memastikan, timnya akan menjadikan kemenangan sebagai target saat menjamu Liverpool. Pochettino menilai, laga melawan the Kop akan ikut memengaruhi perjalanan mereka musim ini.

Menurut Pochettino, jika Spurs masih ingin bicara soal gelar liga, maka laga melawan Liverpool wajid dimenangkan. Walaupun disadarinya, pertempuran melawan tim kuat dengan pelatih hebat seperti Klopp tidak akan mudah dilakoni oleh pasukannya.

"Semua pertandingan sangat penting. Tapi ini adalah laga yang harus menghasilkan tiga angka. Melawan Liverpool akan jadi bagian dari langkah kami menuju target yang sudah ditentukan," tegas pelatih 45 tahun ini.