Sunday, 12 Ramadhan 1439 / 27 May 2018

Sunday, 12 Ramadhan 1439 / 27 May 2018

Jamu Leicester, Kans Chelsea Bangkitkan Ketajaman

Sabtu 13 January 2018 05:07 WIB

Rep: Gilang Akbar Prambadi/ Red: Ratna Puspita

Chelsea

Chelsea

Foto: Will Oliver/EPA-EFE

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Chelsea Antonio Conte mulai kesal dengan ketidakefisienan pasukannya dalam memanfaatkan peluang di depan gawang lawan. Dalam dua laga beruntun, Chelsea tak sanggup mencetak gol. Terbaru, the Blues bermain 0-0 di markas Arsenal pada pertandingan leg pertama semifinal Piala Liga Inggris, Kamis (11/1).

Conte menilai pasukannya kurang tenang dalam memanfaatkan peluang. Seperti ketika melawan Arsenal, ada 20 peluang yang didapatkan oleh pasukannya. Namun, tak satu pun yang bisa berbuah gol.

Hal serupa terjadi ketika Chelsea ditahan imbang Norwich City pada babak ketiga Piala FA tiga hari sebelum melawan Arsenal. Meski mendapatkan limpahan peluang, tak satupun tembakan yang dilepaskan bisa menggetarkan jala gawang lawan.

Conte pun tak mau ketumpulan serupa terulang di laga selanjutnya, Sabtu (13/1) malam WIB. Pada laga tersebut, Chelsea dijadwalkan menjamu Leicester City di Stamford Bridge.

Conte menegaskan, ketidakmampuan dalam mencetak gol di ajang Piala FA atau Piala Liga masih bisa ditolerir karena ada pertemuan kedua. Alvaro Morata cs masih punya kesempatan untuk melubangi gawang Norwich maupun Arsenal pada laga selanjutnya.

Namun jika ketumpulan ini terjadi ketika menghadapi Leicester maka hal itu bisa jadi kerugian yang sangat besar. Hasil seri 0-0 akan membuat posisi Chelsea di peringkat ketiga klasemen sementara Liga Primer Inggris 2017/2018 terancam.

Saat ini, Chelsea punya koleksi 46 angka. Torehan tersebut cuma terpaut dua dari penghuni peringkat satu strip di bawahnya, Liverpool. Jika tak mampu meraih kemenangan maka bukan tak mungkin Chelsea harus merelekan kursi peringkat tiga kepada the Reds.

"Sangat mengecewakan jika kami kembali gagal menang. Kami harus mengerahkan semua tenaga kami untuk bisa membuat gol, kami benar-benar harus bisa bereaksi atas buruknya statistik penyelesaian akhir ini," kata Conte dikutip dari London Evening Standard, tengah pekan lalu.

Pelatih asal Italia ini menegaskan, kondisi timnya tak bisa dikatakan bugar jelang melakoni pertempuran melawan Leicester. Jadwal bermain tiga hari sekali membuat timnya mulai kewalahan. 

Hal itu mulai terlihat dengan melempemnya kemampuan Chelsea dalam meraih kemenangan. Sebelum menuai hasil seri di ajang Piala FA dan Piala Liga, Chelsea juga sempat meraih hasil imbang. Tepatnya ketika ditahan Arsenal 2-2 pada laga pekan ke-22.

Conte pun berharap pasukannya bisa tampil prima meskipun kesempatan untuk meregangkan otot sangatlah sempit. Menurut pelatih yang dikenal tempramental ini, keletihan tak bisa dijadikan alasan atas ketumpulan pasukannya selama ini.

"Leicester bukanlah tim yang bisa dihadapi dengan skuat pelapis, kami mesti bisa mengatur kebugaran agar siap akhir pekan ini," kata Conte.

Rasa percaya diri sekaligus penasaran sedang menyelimuti benak striker Leicester Jamie Vardy jelang pertandingan di markas Chelsea nanti. Bomber berkebangsaan Inggris ini menyatakan sangat ingin mencicipi kemenangan atas klub kota London itu setelah terakhir kali merasakannya pada pertandingan liga di paruh pertama musim 2015/2016.

Setelah kemenangan tersebut, dalam lima laga beruntun yang terjadi di semua ajang Vardy dan kawan-kawannya tak pernah bisa membuat Chelsea bertekuk lutut. Hasil terbaik hanyalah sekali menahan imbang.

"Saya baru pulih dari cedera dan sudah menjalani waktu istirahat cukup. Senang sekali kembali untuk langsung melawan Chelsea, kami sudah lama tak bisa mengalahkan mereka," kata Vardy.

photo

Infografis Chelsea vs Leicester: Saling Jegal Juara Bertahan dan Mantan Juara

 

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES