Monday, 6 Ramadhan 1439 / 21 May 2018

Monday, 6 Ramadhan 1439 / 21 May 2018

Antonio Conte Marah Tapi Lega

Jumat 19 January 2018 08:43 WIB

Red: Elba Damhuri

Antonio Conte

Antonio Conte

Foto: AP Photo/Matt Dunham
Conte marah atas sikap wasit yang mengganjar kartu merah dua pemain Chelsea.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Gilang Akbar Prambadi

Mimik wajah pelatih Chelsea Antonio Conte ketika melaksanakan jumpa pers usai laga kontra Norwich City, Kamis (18/1) dini hari WIB, masih tampak seperti biasanya. Dengan eskpresi santai yang ditunjang mata sayunya, Conte dengan tenang menjawab semua pertanyaan media usai pertandingan babak ketiga Piala FA di Stamford Bridge itu.

Namun, meski terlihat kalem, isi perasaan pelatih asal Italia ini berkecamuk antara lega dan marah. Conte lega karena akhirnya Eden Hazard dan kawan-kawan kembali mencicipi rasa bahagia dari sebuah kemenangan.

Pada laga tersebut, Chelsea menang lewat adu penalti setelah bermain 1-1 hingga babak tambahan waktu. Meski menang lewat adu penalti, Conte tetap puas karena ini menjadi pelepas dahaga setelah dalam empat pertandingan sebelumnya tak mampu menaklukkan lawan yang dihadapi.

"Performa kami positif meskipun banyak rotasi di sejumlah posisi, tapi kami bisa membuat banyak peluang. Ketenangan dalam babak penalti juga sangat baik," ujar Conte dikutip dari laman resmi Chelsea, Kamis.

Namun, di samping lega, Conte juga naik pitam terkait sejumlah keputusan wasit Graham Scott yang menurutnya tidak tepat. Dalam keluhannya, ia menyebut penggunaan asisten video wasit (VAR) tidaklah dijalankan dengan baik.

Pelatih 48 tahun ini mengatakan, jika ingin melibatkan VAR demi tegaknya keadilan dalam sebuah pertandingan, seharusnya wasit tak sembarangan dalam mengambil keputusan.

Pada laga tersebut, tiga pemain Chelsea, yaitu Alvaro Morata, Pedro Rodriguez, dan Willian diganjar kartu karena dianggap diving. Malang bagi Morata dan Pedro, kartu kuning yang mereka dapatkan pada laga tersebut turut membuat keduanya diusir wasit dari lapangan. Hal itu karena keduanya menerima dua kartu kuning pada laga tersebut.

Conte menilai, seharusnya Scott mau menyisihkan sedikit waktu untuk menuju petugas pemantau VAR ketika akan mengeluarkan keputusan yang bisa mengubah jalannya pertandingan. Ia tak terima dengan sikap Scott yang dengan sangat yakin langsung memberikan kartu kepada para pemainnya.

Padahal, menurut Conte, kejadian yang melibatkan Morata, Pedro, dan Willian berlangsung sangat cepat. Untuk itu, Conte yakin seharusnya wasit menggunakan fasilitas VAR yang sudah disediakan.

Khusus untuk insiden yang menimpa Willian, Conte sangat percaya pemainnya tersebut memang benar dilanggar. Dengan begitu, ketika pemain asal Brasil tersebut malah diberi kartu kuning, Conte menilai wasit sudah membuat kesalahan besar.

"Jika ingin melibatkan sistem ini, seharusnya kita semua lebih teliti. Jelas ada sesuatu yang masih perlu diperdebatkan. Semua yang menyaksikan laga ini tahu itu. Tapi, wasit mengabaikan sistem yang sebenarnya bisa digunakan," kata Conte. (Pengolah: abdullah sammy).

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES