Sunday, 9 Jumadil Akhir 1439 / 25 February 2018

Sunday, 9 Jumadil Akhir 1439 / 25 February 2018

Juergen Klopp yang Gemar Sesumbar

Senin 22 January 2018 04:37 WIB

Red: Ratna Puspita

Juergen Klopp

Juergen Klopp

Foto: EPA-EFE/FACUNDO ARRIZABALAGA
Tercatat ada dua ucapan sesumbar yang pernah diingkari oleh Juergen Klopp.

Oleh Gilang Akbar Prambadi

Wartawan Republika

REPUBLIKA.CO.ID, Pelatih Liverpool Juergen Klopp berani menjamin tak akan ada pemain the Reds yang menyeberang ke klub rival selama ia masih menjabat sebagai juru taktik di Anfield. Sesumbar ini Klopp sampaikan ketika diminta mengomentari transfer striker Arsenal Alexis Sanchez ke Manchester United (MU).

Klopp bahkan memastikan tak akan ada anggota skuatnya yang bakal menyeberang ke kontestan Liga Primer Inggris di tengah musim. Menurut Klopp, hal itu mustahil terjadi kepada pemain Liverpool selama ia memimpin tim.

"Saya sangat percaya diri tak akan ada pemain yang akan pindah ke klub rival di tengah musim. Karena saya percaya dengan komitmen para pemain saya kepada klub ini sejak musim dimulai," kata Klopp dikutip dari Metro, Ahad (21/1).

Pelatih asal Jerman ini menilai kepindahan seorang pemain ke klub rival di sesama liga pada pertengahan musim adalah sesuatu yang salah. Klopp pun meminta manajemen timnya memahami hal ini.

"Begitulah cara kerjanya sekarang, saya tak mau melihat ada pemain saya pergi ke sesama tim Inggris," tegas Klopp.

Klopp memang gemar sesumbar. Pelatih berusia setengah abad ini sebelumnya sudah sering berkoar tentang banyak hal mengenai transfer pemain. Tercatat ada dua ucapan sesumbar yang pernah diingkari oleh mantan pelatih Borussia Dortmund ini.

Pertama, ketika menyebut Liverpool tak akan menghabiskan banyak uang hanya untuk membeli seorang pemain. Perkataan ini ia arahkan kepada kebijakan MU yang membeli Paul Pogba dengan harga mencapai 89 juta pound atau setara Rp 1,6 triliun pada bursa musim panas Eropa 2016 silam.

"Saya cuma akan menghabiskan uang banyak dengan cara berbeda ketimbang membeli satu pemain mahal. Saya lebih baik membangun tim," kata Klopp kala itu. Namun 1,5 tahun kemudian, Klopp menghabiskan 75 juta pound (Rp 1,4 triliun) untuk membeli bek tengah asal Belanda Virgil van Dijk dari Southampton.

photo

Virgil van Dijk. (EPA-EFE/PETER POWELL)

Sadar sudah mengingkari sesumbarnya sendiri, mantan pelatih Mainz 05 ini lalu meminta para Liverpudlian untuk melupakan harga mahal van Dijk secepatnya. "Saya harap para suporter segera melupakan jumlah uang yang sudah kami habiskan karena van Dijk memang seorang pemain hebat, saya kira dia memang tak layak dihargai murah," kata Klopp.

Kedua, pelatih berkacamata ini pernah menjamin tak ada pemain berstatus bintang di Liverpool yang akan pergi ke klub lain selama ia jadi pemimpin skuat the Anfield Genk. Hal ini diutarakan oleh Klopp ketika Barcelona memasukkan tawaran pertama untuk memboyong Philippe Coutinho pertengahan tahun lalu.

Klopp kemudian mengungkit kebijakan fatal para pelatih Liverpool di masa lalu yang menjual banyak pemain bintang ke klub lain. Menurut Klopp, Liverpool harus menjaga keutuhan komposisi pemain dengan banyak pemain kuat.

"Saya bukan pelatih di sini saat Luis Suarez dijual, saya bukan pelatih di sini saat Raheem Sterling dijual, klub ini akan berhenti menjual pemain bintangnya selama saya di sini," tegas Klopp.

photo

Philippe Coutinho. (EPA-EFE/Toni Albir)

Namun beberapa bulan kemudian, Klopp melepas Coutinho yang sedang jadi idola ke Barca dengan harga 142 juta pound atau setara Rp 2,6 triliun. Klopp berdalih keinginan Coutinho untuk meninggalkan Liverpool terlalu kuat.

"Kami sudah melakukan segalanya tetapi keinginan Coutinho sudah bulat dan kami tak bisa lagi mencegahnya," kata Klopp.

Kini layak dinantikan, apakah Klopp akan kembali menjilat ludahnya sendiri atas sesumbar terbarunya. Saat ini, banyak nama di skuat Liverpool yang sedang diincar oleh klub-klub rival. Seperti trio penyerang Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah.

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES