Rabu, 5 Jumadil Akhir 1439 / 21 Februari 2018

Rabu, 5 Jumadil Akhir 1439 / 21 Februari 2018

Carvalhal: Kalahkan Liverpool Ibarat Menghentikan Mobil F1

Selasa 23 Januari 2018 09:53 WIB

Red: Ratna Puspita

Pemain Swansea merayakan kemenangan atas Liverpool.

Pemain Swansea merayakan kemenangan atas Liverpool.

Foto: Twitter/@Swansofficial
"Kami menghentikan mereka bermain seperti yang mereka inginkan."

REPUBLIKA.CO.ID, SWANSEA — Pelatih Swansea City Carlos Carvalhal menggunakan analogi yang luar biasa untuk menggambarkan bagaimana dia membuat Swansea mengalahkan Liverpool. Carvalhal menyamakan kemenangan Swansea 1-0 atas Liverpool dengan menghentikan mobil Formula 1. 

The Reds harus mengakhiri rentetan 18 kemenangan ketika melawat ke markas Swansea, Stadion Liberty, pada lanjutan Liga Primer, Selasa (23/1) dini hari WIB. Gol Alfie Mawson pada empat menit sebelum babak pertama usai membuat Liverpool harus kehilangan tiga angka untuk pertama kalinya sejak 28 Oktober 2018. 

Carvalhal pun menceritakan strategi timnya untuk menghentikan skuat asuhan Liverpool. Dia mengatakan mobil Formula 1 pun tidak akan bisa melaju kencang kalau terjebak dalam lalu lintas London, yang padat merayap dengan kendaraan. 

"Saya mengatakan kepada pemain saya bahwa Liverpool adalah tim papan atas, mereka benar-benar kuat, tetapi mereka adalah mobil Formula 1. Jika Anda memasukkan mobil Formula 1 ke dalam lalu lintas London maka mobil Formula 1 itu tidak akan bisa berjalan cepat,” kata Carvalhal kepada Sky Sports, dilansir Selasa.

Swansea mendapatkan suntikan untuk bertahan di Liga Primer dengan kemenangan atas kubu Merseyside Merah. Apalagi, Swansea sempat menggagalkan peluang the Reds pada menit terakhir pertandingan. 

“Kami menghentikan mereka bermain seperti yang mereka inginkan. Itulah yang harus dilakukan ketika bermain melawan Liverpool. Kami memiliki keberuntungan ketika mencetak gol. Setelah itu, melawan tim yang kuat, kami bertahan,” kata dia. 

Carvalhal mengatakan strategi tersebut memang tidak ideal. Kendati demikian, dia menyatakan, pikiran tentang bermain cantik bukan prioritas ketika tim sudah menelan 14 kali kekalahan dalm 24 pertandingan. 

Swansea berada di dasar klasemen sementara Liga Primer dengan 20 angka. Swansea tertinggal tiga angka dari Stoke City yang berada di posisi terakhir zona aman untuk bertahan di Liga Primer. 

“Menang 1-0 melawan tim yang kuat dan mendapatkan poin yang kami butuhkan itu bagus. Pemain saya adalah gladiator di akhir dan kami meraih kemenangan yang sangat penting,” kata dia. 

Swansea hanya menelan satu kekalahan sejak pelatih asal Portugal itu menggantikan Paul Clement pada 28 Desember silam. Tim asal Wales itu meraih dua kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan selama diarsiteki oleh Carvalhal. 

Carvalhal menegaskan kemenangan tersebut merupakan bukti kepercayaan yang dia tanamkan di klub tersebut. "Sejauh ini kami memiliki enam pertandingan, kami kalah melawan Tottenham dalam situasi yang tidak kami inginkan. Pada pertandingan lain, kami belum kalah dan bisa membalikkan keadaan,” kata dia. 

Pada pertandingan berikutnya, 30 Januari mendatang, Swansea akan menghadapi Arsenal. 

Pelatih Liverpool Juergen Klopp mengatakan timnya kehilangan momentum pada babak pertama dan tidak berhasil bangkit pada babak kedua melawan Swansea. "Saya berbicara dengan pemain saya di awal dan yang terpenting adalah kepercayaan. Saya pelatih mereka, saya harus memberikan kepercayaan diri kepada mereka karena jika tidak maka tidak ada yang akan percaya,” kata dia. 

Namun, dia mengatakan, persoalan Liverpool bukan hanya pada keyakinan diri. Dia menyatakan teh Reds gagal mengorganisasikan permainan dan membaca strategi lawan. “Kendati Anda yakin, dengan cara itu, Anda tidak akan pernah bisa menang,” kata dia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Pemprov DKI Jakarta akan Tambah Jalur Sepeda

Selasa , 20 Februari 2018, 20:09 WIB