Sabtu , 12 August 2017, 10:53 WIB

Conte: Chelsea Bukan Favorit Juara Liga

Red: Ratna Puspita
Matt Dunham/AP
Pelatih Chelsea Antonio Conte mengatur timnya pada pertandingan Final FA Cup di Webley Stadium, Inggris, Ahad (28/5) dini hari.
Pelatih Chelsea Antonio Conte mengatur timnya pada pertandingan Final FA Cup di Webley Stadium, Inggris, Ahad (28/5) dini hari.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Chelsea memang berstatus juara bertahan Liga Primer. Namun, Antonio Conte menganggap, the Blues tidak seharusnya dianggap favorit untuk musim ini. Bahkan, pelatih asal Italia itu meragukan kemampuan anak-anak asuhnya untuk mempertahankan liga, menjelang laga pembuka Liga Primer di kandang Burnley, Sabtu (12/8).

Conte mengatakan kesuksesan Chelsea menjadi juara musim lalu merupakan sebuah kejutan. Hal serupa bakal terjadi tahun ini. “Jujur saja, kalau Anda harus memberikan evaluasi di atas kertas maka tidak benar menempatkan Chelsea sebagai favorit,” kata dia dilansir dari The Independent, Sabtu (12/8). 

Menurut Conte kalau evaluasi hanya didasarkan pada perhitungan di atas kertas maka sulit melihat peluang the Blues menjadi kampiun. “Hal serupa terjadi tahun lalu. Tidak ada seorang pun yang percaya bahwa Chelsea akan memenangkan liga. Musim ini, saya sepakat dengan orang-orang yang berpendapat Chelsea tidak punya peluang,” kata dia. 

Kali ini, Conte terpaksa sepakat dengan para kritikus yang beranggapan the Blues tidak bakal juara melihat kedalaman skuatnya. “Saya sudah mengatakan dua atau tiga kali,” kata dia.

Conte memang sudah kerap mengungkapkan frustrasinya kepada publik terkait aktivitas klub di pasar transfer musim ini. Aktivitas itu membuat sekuat Chelsea tidak dalam karena Conte kehilangan banyak pemain. 

“Saya tidak tahu. Saya pikir Anda lebih baik daripada saya untuk mengevaluasi sebelum musim dan untuk memberikan posisi yang berbeda tentang favorit atau tidak favorit,” kata Conte. 

Chelsea telah menghabiskan 130 juta poundsterling untuk merekrut Antonio Rudiger dari Roma, gelandang Monaco  Tiemoue Bakayoko dan juga memecahkan rekor transfer mereka untuk mengontrak striker Alvaro Morata dari Real Madrid. Chelsea jugo mendatangkan enam pemain baru ke Stamford Bridge. 

Namun, jumlah itu bahkan tidak bisa menggantikan 12 demain yang dijual oleh Chelsea. Termasuk Nemanja Matic ke Manchester United, yang dikeluhkan boleh Conte. 

Hal terburuk lainnya yakni Chelsea meminjamkan 25 pemain mudanya ke sejumlah klub Inggris dan Eropa. Ini akan menyulitkan Conte ketika harus melakoni rotasi. 

The Blues akan menghadapi empat turnamen musim depan. Chelsea harus melakoni Liga Primer, Liga Champions, Piala Liga dan Piala FA.

Namun, komentar-komentar itu belum menggerakan klub untuk lebih aktif di bursa transfer. Dia pun melayangkan komentar yang menunjukkan penghinaan mencolok terkait peluang timnya untuk mempertahankan juara. 

“Bagi saya sekarang yang terpenting bekerja, bekerja, untuk meningkatkan para pemain saya, meningkatkan kemampuan tim saya. Hal terpenting adalah memberikan 120 persen pada pekerjaan saya, saya dan staf saya dan pemain saya, dan kemudian kami akan melihat apa yang terjadi,” kata dia. 

Conte tidak menyangkal bahwa tekanan itu lebih besar musim ini, karena harapan memenangkan liga. Namun, Conte menegaskan, dia terbiasa bekerja dalam tekanan. 

“Saya ulangi, normal untuk memiliki tekanan seperti ini, yang terpenting adalah menghadapi tekanan dengan cara yang benar dan terkadang Anda lebih serius, terkadang Anda tertawa. Tapi penting untuk memiliki kebiasaan menghadapi tekanan,” ujar dia.