Senin , 16 October 2017, 16:18 WIB

Moratti: Raih Scudetto, Inter!

Red: Ratna Puspita
EPA-EFE/ROBERTO BREGANI
Massimo Moratti
Massimo Moratti

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN — Mantan Presiden Inter Milan Massimo Moratti yakin Nerazzurri membuktikan mereka bisa mengatasi Napoli dan meraih scudetto musim ini setelah menang dalam Derby Della Madonnina. Inter mengalahkan rival sekotanya, AC Milan, pada lanjutan LIga Italia Serie A di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Senin (16/10) dini hari WIB. 

Hat-trick Mauro Icardi membawa Inter meraih kemenangan dramatis pada laga tersebut. Raihan tiga angka membuat Nerazzurri unggul 10 poin dari Rossoneri dan hanya tertinggal dua poin dari pemimpin klasemen sementara, Napoli. 

Moratti pun yakin Inter bisa menyingkirkan Napoli dari puncak klasemen Liga Italia Serie A. Dia menuturkan Napoli memang sangat bagus tetapi saat bersamaan Inter memulai liga dengan tenang. 

“Inter memberi saya kesan mereka akan menjadi tim yang lebih banyak. Mereka bisa mengatasi Napoli dan meraih Scudetto,” kata dia kepada Rai Radio, dilansir dari Football Italia, Senin. 

Pada kesempatan itu, Moratti juga menjawab pertanyaan tentang kemampuan Spaletti meracik strategi, dibandingkan Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal itu pernah membesut Inter pada 2008 sampai 2010. 

Mourinho mempersembahkan lima gelar untuk Nerazzurri, termasuk trebel pada 2010. “Spalletti atau Mourinho lebih baik? Perbandingannya sulit. Mereka dua orang yang berbeda, meski Spalletti adalah orang yang hebat,” kata dia. 

Penyerang Inter Milan Mauro Icardi merayakan golnya ke gawang AC Milan bersama rekan setimnya Ivan Perisic pada Derby della Madonnina di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Senin (16/10) dini hari WIB. (Sumber: EPA/DANIELE MASCOLO)

Moratti pun memuji kemenangan anak-anak asuhan Spaletti atas Milan. Dia pun mneyatakan pertandingan itu memukau dan mengalahkan Milan yang selalu spesial. 

“Ini laga yang paling penting bagi orang-orang di Milan, terlepas posisi Inter dan Milan di klasemen,” kata dia. 

Moratti mengenang ketika masih menjabat sebagai Presiden Inter, dia menonton dengan ketegangan tertentu. “Mungkin saya lebih menderita,” kata Moratti. 

Namun pada laga kontra Milan, dia merasa lebih seperti penggemar daripada sebelumnya.