Ahad , 12 November 2017, 07:30 WIB

Presiden FIGC Minta Italia Berhenti Berbicara Banyak

Rep: Frederikus Dominggus Bata/ Red: Endro Yuwanto
EPA/Mauricio Degl' Innocenti
Presiden FIGC Carlo Tavecchio.
Presiden FIGC Carlo Tavecchio.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) Carlo Tavecchio meminta timnya tidak perlu berbicara banyak di media usai kekalahan di leg pertama play off Piala Dunia 2018. Skuat Gli Azzurri menyerah 0-1 saat berhadapan dengan tuan rumah Swedia, d Friends Arena, Sabtu (11/1) dinihari WIB.

"Ini bukan waktunya untuk berkata-kata," kata tokoh berusia 74 tahun kepada Ansa dikutip dari Football Italia, Ahad (12/11).

Tavecchio menegaskan, Gianluigi Buffon dan rekan-rekan perlu menunjukkan aksi nyata di lapangan. Ini berkaitan dengan asa untuk membalikkan keadaan demi tiket ke Piala Dunia 2018 Rusia.

"Reaksi terhadap hal ini (kekalahan di leg pertama) akan terjadi di lapangan," ujar Tavecchio.

Partai lanjutan giliran Italia menjadi tuan rumah. Duel nanti berlangsung di Stadion San Siro, Milan, Selasa (14/11) dini hari WIB. Gelandang andalan Gli Azzurri, Marco Verratti absen karena akumulasi kartu kuning. Penyerang Simone Zaza, dan fullback Leonardo Spinazzola diragukan tampil.