Jumat , 11 August 2017, 13:04 WIB

Cerita Presiden Madrid Soal Sulitnya Datangkan Figo

Red: Ratna Puspita
Reuters/Sergio Perez
Presiden Real Madrid, Florentino Pérez
Presiden Real Madrid, Florentino Pérez

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID — Kesepakatan senilai 60 juta euro (Rp 944 miliar) sekarang ini bukan lagi hal yang aneh. Bahkan, Neymar telah dihargai nyaris empat kali lipat dari harga transfer Luis Figo yang mencetak rekor dunia pada 17 tahun tersebut. 

Presiden Real Madrid Florentino Perez menjelaskan bahwa upaya klub melakukan kesepakatan yang menjadikan Figo sebagai pemain dengan banderol termajal di dunia. Perez mengatakan mendatangkan Luis Figo dari Barcelona pada 2000 adalah yang terberat dalam karirnya. 

Bukan hanya soal harga yang harus dibayar Madrid ke Barca namun juga meyakinkan sang pemain untuk hengkang ke musuh bebuyutan klubnya. Langkah bintang Portugis hengkang dari Barca ke kubu musuh di Ibu Kora Spanyol dengan harga 60 juta euro mengejutkan dunia sepak bola.

Perez mengatakan dia menerangkan kepada Figo soal rencana Madrid untuk membangun sebuah skuat tangguh. Dia pun mengatakan kepada Figo bahwa Los Blancos ingin membangun proyek kami di sekitarnya.

"Akhirnya kami meyakinkannya tapi itu tidak mudah, mungkin itu yang paling sulit. Lagi pula, ini adalah kapten Barcelona dan pada tahun 2000 tidak ada yang menghabiskan 60 juta euro,” kata Perez dalam sebuah wawancara dengan Marca, dilansir dari Football Espana pada Jumat (11/8).

Kedatangan Figo adalah awal dari sebuah era bernama Los Galacticos atau skuat berisi pemain-pemain terbaik di galaksi. “Lalu, kami menandatangani Zidane, Ronaldo, Beckham ... dan kami menciptakan fenomena Galacticos,” ujar Perez.

Setelah era ini usai, Madrid mencoba menindaklanjuti dengan mendatangkan pemain kaliber seperti Cristiano Ronaldi, Kaka, Karim Benzema, dan Gareth Bale. Dia mengatakan, mereka merupakan pemain-pemain hebat yang tidak hanya membantu sebuah tim tumbuh dalam konteks permainan melainkan juga secara ekonomi. 

“Kami sekarang menempati posisi di dunia yang menurut saya pantas kami dapatkan,” kata dia. 

Sejak 2000, Madrid sukes mendaratkan enam juara La Liga Spanyol, dua Copa del Rey, satu Supercopa de Espana, empat Liga Champions, empat Supercup Eropa, dua Piala Dunia Antarklub, dan satu Piala Interkontinental. 

Saat ini, Los Blancos berstatus juara bertahan La Liga, Liga champions, dan baru saja sukes merengkuh Piala Super Eropa. Madrid akan menghadapi Barcelona pada Piala Super Spanyol, akhir pekan ini. 

Sumber : Football Espana