Jumat, 4 Sya'ban 1439 / 20 April 2018

Jumat, 4 Sya'ban 1439 / 20 April 2018

Masa Depan Zidane di Madrid

Jumat 12 Januari 2018 04:53 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Citra Listya Rini

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane.

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane.

Foto: AP Photo/Francisco Seco

REPUBLIKA.CO.ID,  MADRID  --  Pelatih Real Madrid Zinedie Zidane menjadi sorotan media massa. Ini mengingat sepak terjang Los Blancos yang belakangan kurang maksimal saat meladeni lawannya.

Terhitung dari empat pertandingan terakhir di semua ajang, Real Madrid hanya mampu merebut satu kemenangan. Terakhir, klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu itu bermain imbang 2-2 melawan Numancia di leg kedua babak 16 besar Copa del Rey pada Kamis (11/1) dinihari WIB.

Meski bermain imbang, tapi Real Madrid melaju ke babak perempat final dengan agregat kemenangan 5-2. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan menang 3-0 atas Numancia di leg pertama.

Melihat timnya hanya mampu bermain imbang 2-2 di kandang sendiri, Zidane tetap puas dengan kinerja para pemainnya. Maklum sepanjang 90 menit, Zidane menurunkan sejumlah pemain pelapis saat meladeni Numancia.

"Tidak mudah bagi mereka yang kurang bermain selama ini. Kami memainkan permainan yang bagus, kami mungkin kekurangan sedikit tekanan pada akhirnya," ujar juru taktik berkebangsaan Prancis ini seperti dikutip dari FourFourTwo.

Zidane mengakui tidak ada jaminan masa depannya di klub sekelas Real Madrid. Pelatih berdarah Aljazair itu hanya memikirkan satu pertandingan ke pertandingan lainnya daripada spekulasi masa depannya.

"Saya menikmati apa yang saya lakukan setiap hari, karena memang begitulah adanya. Saya tidak dapat membayangkan diri saya sebagai pelatih dalam dua tahun, tiga tahun, karena keadaannya tidak seperti itu," kata Zidane.

Yang pasti, Zidane mengonfirmasi bahwa dia telah memperpanjang kontrak dengan Real Madrid sampai 2020. "Sudah ditandatangani. Saya tahu bagaimana kelanjutannya, tidak lebih, bahkan dengan kontrak ini, tidak akan mengubah apa pun," kata pelatih berusia 45 tahun itu menegaskan.

Setelah awal karier yang luar biasa di Real Madrid, dengan delapan trofi dari kemungkinan 10 trofi, Zidane mengalami musim yang sulit dengan timnya saat tertinggal 16 poin di bawah Barcelona dalam perebutan gelar juara La Liga musim 2017/2018 ini.

Real Madrid hanya mampu menempati peringkat keempat klasemen sementara La Liga musim ini dengan raihan 32 angka. Isco dan kawan-kawan tertinggal 16 poin dari pemuncak klasemen sementara, Barcelona.

Hasil imbang di Copa del Rey memperpanjang kegagalan Real Madrid memetik kemenangan. Sebelumnya, El Real juga bermain seri 2-2 saat bertandang ke markas Celta Vigo dalam laga La Liga Spanyol, Senin (8/1) dini hari WIB.

Rentetan hasil kurang maksimal tersebut memicu kabar pemecatan Zidane. Posisi Zidane di Real Madrid memang sedang tidak pasti. Zidane sudah dua tahun menukangi Real Madrid. Mantan pemain Juventus itu dipercaya melatih Los Merengues seusai manajemen klub memecat Rafael Benitez. Zidane tercatat sebagai pelatih El Real pada 4 Januari 2016.

Selepas laga melawan Celta Vigo, Zidane sempat angkat bicara. Pelatih berkepala plontos itu mengetahui suatu hari nanti pekerjaannya di Real Madrid akan ada akhirnya. Masa depan Zidane di Real Madrid belakangan ini memang mulai digoyang.

Terlepas menurunnya performa Real Madrid saat ini, Francisco Pavon tetap memuji sepak terjang Zidane di kursi pelatih. "Saya pikir dia pantas diberikan respek, ada banyak orang yang ingin melihat dia mengalami kegagalan," kata mantan bek Real Madrid itu seperti dilansir Marca.

Sejumlah nama pun dikabarkan bakal menggantikan posisi Zidane di Real Madrid. Mereka adalah Diego Simione (pelatih Atletico Madrid), Antonio Conte (pelatih Chelsea), Laurent Blanc, Carlo Ancelotti dan Mauricio Pochettino (pelatih Tottenham Hotspur).

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES