Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

PSSI akan Bahas Nasib Wim Pasca SEA Games

Kamis 17 Nov 2011 01:08 WIB

Red: taufik rachman

Wim Rijsbergen

Wim Rijsbergen

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--PSSI akan membahas nasib pelatih tim nasional senior Indonesia, Wim Rijsbergen, setelah penyelenggaraan SEA Games 2011 berakhir.

"Semua akan kami evaluasi, baik untuk pelatih dan pemain, setelah SEA Games berakhir," kata Penanggungjawab Timnas Indonesia Bernhard Limbong di Jakarta, Rabu.

Wim tidak mampu membawa timnas senior meraih poin di ajang Pra Piala Dunia 2014. Dari lima pertandingan Grup E Indonesia berada di posisi juru kunci, di bawah Iran, Qatar, dan Bahrain.

Pada laga perdana, Indonesia kalah 0-3 melawan Iran di Teheran. Timnas juga menelan kekalahan 0-2 di laga kedua saat menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Kekalahan berlanjut di laga ketiga, Indonesia di kandang kembali kalah dengan skor 2-3 menghadapi Qatar.

Pada laga tandang, Indonesia pun tak dapat angka. Tim Garuda juga kalah telak 0-4 dari Qatar.

Terakhir, Timnas kembali kalah di kandang saat menjamu Iran dengan skor 1-4. Indonesia yang sudah tersingkir ini masih menyisakan satu pertandingan melawan Bahrain, pada tahun depan.

Limbong menegaskan kemungkinan besar akan terjadi reposisi kepelatihan Timnas senior dan kemungkinan besar akan dilakukan seiring evaluasi yang dilakukan PSSI.

Sementara itu, Komite Fair Play PSSI akan melakukan pemantauan kepatuhan atas fair play pada pemain, pelatih, wasit, suporter, penyelenggara berkaitan dengan pertandingan dan kompetisi di PSSI.

Selain itu, PSSI juga akan mengirimkan wakilnya ke CAS di Swiss, berkaitan dengan adanya aduan dari konsultan Michele Bacchini.

Bacchini melaporkan PSSI era Nurdin Halid yang belum membayar jasanya sebagai konsultan untuk persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA