Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Kim Jeffrey Kurniawan Batal Merumput di Thailand

Rabu 19 Jun 2013 13:11 WIB

Rep: Satria Kartika Yudha/ Red: Fernan Rahadi

Kim Jeffrey Kurniawan dengan jersey dan logo baru Persema Malang.

Kim Jeffrey Kurniawan dengan jersey dan logo baru Persema Malang.

Foto: premierleague.co.id

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harapan Kim Kurniawan untuk berkiprah di Thailand belum terwujud. Pemain Persema Malang itu urung mendapatkan klub meskipun sudah mengikuti seleksi di negeri Gajah Putih tersebut.

Kim sudah kembali ke Indonesia pada Selasa (18/6) setelah hampir dua minggu mengikuti seleksi di empat klub. Baik itu klub Thailand Premier League ataupun yang berlaga di divisi satu. Namun Kim tidak mau menyebutkan nama-nama klub tersebut.

Pemain berusia 23 tahun tersebut menyatakan belum melakukan tanda tangan kontrak dengan satupun klub. Ini lantaran kuota pemain asing asal Asia dari keempat klub yang dijajakinya sudah terisi. Sedangkan klub-klub tersebut belum mau melepas pemain asing Asia mereka pada musim ini.

"Jadi untuk musim ini kemungkinan belum bisa main di Thailand," ujar Kim Kurniawan saat ditemui di Senayan, Jakarta, Rabu (19/6).

Kendati begitu, ujar Kim, salah satu klub Divisi Satu Thailand sudah ada yang menyatakan ketertarikannya. Namun klub itu baru akan merekrut pemain untuk musim depan. Sementara Kim mengaku belum bisa memutuskan hal tersebut. Ia ingin mencari klub lain yang bisa lebih cepat memberi kepastian.

"Saya akan coba cari klub lain. Tapi untuk sementara bukan klub Indonesia," tegasnya.

Status Kim Kurniawan sebenarnya masih menjadi pemain Persema dan terikat kontrak hinga Desember 2013. Persema sudah memberikan izin kepada Kim untuk pergi mencari klub lain. Laskar Ken Arok pun selalu membuka pintu lebar-lebar apabila nantinya Kim tidak dapat menemui klub baru dan ingin kembali memperkuat Persema.

Kim tidak menampik bahwa keputusannya meninggalkan Persema lantaran kondisi keuangan klub yang karut-marut. Tak dapat dimungkiri, Persema memang menjadi salah satu klub yang masih bermasalah dengan tunggakan gaji pemain. "Semua pasti tahu seperti apa kondisinya. Saya bermain bola untuk menghasilkan uang," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA