Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sa Pinto Mundur Sebagai Pelatih Red Star Belgrade

Kamis 20 Jun 2013 07:41 WIB

Red: Fernan Rahadi

Ricardo Sa Pinto

Ricardo Sa Pinto

Foto: uefa.com

REPUBLIKA.CO.ID, BEOGRAD -- Ricardo Sa Pinto mundur sebagai pelatih Red Star Belgrade, Rabu (20/6), setelah hanya tiga bulan menangani klub tersebut. Juara Piala Eropa (Liga Champions) 1991 itu tengah terlilit utang itu dan tidak mampu mengontrak pemain yang dibutuhkan.

"Ini merupakan hari menyedihkan, karena saya memutuskan untuk meninggalkan klub. Ini bukan sesuatu yang saya harapkan ketika saya pertama kali datang ke Red Star," katanya kepada wartawan di Stadion Marakana.

"Saya datang ke sini untuk mendapatkan piala, tetapi saat ini sudah tidak mungkin lagi karena lingkungannya yang tidak memungkinkan. Saya memberi banyak waktu kepada dewan pimpinan klub ketika meninggalkan Portugal dan selama masa libur, tetapi mereka gagal melakukan kemajuan terutama dalam hal memperkuat pemain tim," katanya.

"Saya tidak menutup pintu untuk masa depan dan saya katakan hal itu kepada orang yang bertanggung jawab. Tapi saya katakan juga bahwa Red Star harus pertama kali mendapatkan kembali rasa hormat seperti ketika mereka menikmati kompetisi Eropa pada 1991," katanya.

Red Star memenangi terakhir kali kompetisi liga pada 2007. Akan tetapi gelar tersebut kemudian diambil alih Partizan yang memenangi enam gelar juara berurutan. Red Star juga gagal dalam kompetisi Eropa sejak 1992.

Setelah gagal menghasilkan para pemain berbakat, seperti sebelumnya ada kapten Nemanja Vidic dan Dejan Stankovic pada dekade lalu, utang Red Star membengkak mencapai 50 juta euro (67 juta dolar) akibat perekonomian Serbia yang tidak menentu serta rapuhnya infrastruktur sepak bola mereka.

Beberapa pemain senior menyatakan mereka akan meninggalkan klub karena gaji mereka tidak dibayar. Presiden klub Dragan Dzajic meminta semua pihak menunjukkan kesabaran karena klub sedang berusaha mencari uang.

sumber : Antara/Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA