Sabtu, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 Desember 2019

Sabtu, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 Desember 2019

Enam Klub ISL Diberi Kelonggaran Waktu hingga Akhir Maret

Jumat 20 Mar 2015 14:04 WIB

Rep: C02/ Red: Didi Purwadi

Indonesia Super League

Indonesia Super League

Foto: kaskus

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Enam  dari 18 klub peserta Indonesia Super League terancam tidak bisa berlaga di ISL 2015. Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) belum mengeluarkan rekomendasi untuk enam klub tersebut. Namun, agar tetap bisa berlaga, enam klub tersebut diberi kesempatan hingga akhir pekan bulan ini.

Tapi, mau atau tidak mau, konsekuensi bagi klub yang tidak memenuhi persyaratan hingga akhir pekan jelas tidak akan ikut tampil dengan klub ISL lainnya. Bahkan, BOPI tidak memberikan kelonggaran berupa pemberian sanksi agar enam klub tersebut bisa bertanding di ISL.

Sekretaris Jenderal BOPI, Heru Nugroho, menegaskan tidak akan berikan sanksi apapun untuk klub yang tidak memenuhi syarat agar bisa bermain di ISL. Walaupun sanksi tersebut berupa pengurangan poin. 

Jika, hingga akhir pekan bulan ini enam klub tidak penuhi syarat verifikasi, maka BOPI tidak akan memberikan rekomendasi klub tersebut untuk ikut berlaga di kompetisi ISL.

“Tidak sampai segitunya (berikan sanksi). Kalau tidak penuhi syarat, ya tidak terekomendasi,” ujar Heru Nugroho kepada Republika.co.id.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA