Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Juergen Klopp tak Tertarik Rayakan Setahun di Liverpool

Selasa 04 Oct 2016 12:52 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Andri Saubani

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp

Foto: EPA/Peter Powell

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL – Juergan Klopp mengatakan, tidak berniat untuk merayakan satu tahun pertamanya bertugas di Liverpool. Alasannya, ia merasa ada banyak pekerjaan yang masih harus dilakukan di Anfield. Pada 8 Oktober mendatang, genap satu tahun Klopp ditunjuk sebagai pelatih untuk menggantikan Brendan Rodgers. 

“Tahun ini saya pada 8 Oktober? Kita tidak akan merayakannya, saya beritahu anda. Semoga tidak ada yang membawakan saya kue," kata Klopp, dilansir ESPN, Selasa (4/10). Selama masa 12 bulan bertugas di Anfield, pelatih asal Jerman itu telah memimpin timnya menuju dua final Piala Liga. 

Saat ini, the Reds berada di posisi keempat klasemen Liga Primer Inggris. Mereka hanya terpaut dua poin dari pemuncak klasemen sementara Manchester City. Klopp justru tidak tertarik untuk melihat kembali masa satu tahun pertamanya di Anfield. Ia mengatakan, tidak memiliki banyak waktu dan ketertarikan untuk refleksi akan masa kariernya dalam satu tahun ini di Liverpool. 

Klopp mengatakan meski tidak sempurna, namun semuanya berjalan dengan baik. Setelah satu tahun berada di Anfield, Klopp mengakui ada keraguan dan banyak rumor yang muncul di sekitarnya. Rumor yang mengatakan bahwa Klopp adalah pelatih yang bagus saat di Borussia Dortmund, tapi ia tidak bekerja sesuai yang diharapkan saat di Liverpool. 

Klopp berharap ia bisa tinggal di Anfield untuk jangka panjang. Karena itu, kata dia, the Reds harus menggunakan semua informasi yang dimiliki hingga sekarang dan belajar darinya.  “Itu bagaimana kehidupan bekerja, mengumpulkan pengalaman, belajar darinya dan siap untuk tantangan berikutnya," tambahnya. 

Sejauh ini, Klopp menilai timnya dalam situasi yang sangat positif. Namun demikian, ia mengatakan the Reds memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Pelatih berusia 49 tahun itu juga menekankan timnya untuk mewujudkan harapan dan mimpi. “Ini bukan tentang menikmati sejarah, ini tentang menjadi bagian darinya," ujarnya. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA