Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tottenham Ditahan Imbang Leicester di White Hart Lane

Sabtu 29 Oct 2016 23:06 WIB

Red: Israr Itah

Ahmed Musa (kanan) merayakan golnya bersama Danny Simpson.

Ahmed Musa (kanan) merayakan golnya bersama Danny Simpson.

Foto: Reuters/Eddie Keogh

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Tottenham Hotspur belum bisa kembali ke jalur kemenangan. Setelah menelan dua hasil imbang, the Lilywhites kembali hanya meraih satu angka saat menjamu Leicester City di White Hart Lane dalam laga pekan kesepuluh Liga Primer Inggris, Sabtu (29/10). Tottenham ditahan imbang 1-1.

Tottenham unggul lewat penalti Vincent Janssen menjelang babak pertama berakhir. Gol ini dibalas Ahmed Musa pada awal babak kedua.

Hasil ini membuat Tottenham naik satu peringkat ke posisi empat dengan nilai 20. Sementara Leicester juga naik satu tangga ke posisi ke-11 dengan nilai 12.

Kedua tim memeragakan permainan terbuka sejak kick-off. Leicester dan Tottenham sama-sama bermain cepat dengan mengalirkan bola dari kaki ke kaki. Leicester membuka serangan pada menit keenam lewat Riyad Mahrez. Tapi upaya serangan teh Foxes bisa digagalkan barisan pertahanan Tottenham.

Tuan rumah membalas pada menit ke-13. Namun tendangan keras Dele Alli masih bisa ditepis kiper Kasper Schmeichel. Setelah Tottenham mendominasi pada 20 menit, giliran Leicester mengambil kendali. Permainan lewat kedua sayap merepotkan Tottenham meskipun tak sampai menciptakan peluang emas.

Satu peluang terbaik Leicester hadir pada menit ke-33 saat umpan lambung Mahrez ditanduk oleh Shinji Okazaki, tapi hanya melambung di atas mistar Hugo Lloris.

Tottenham pun merespons dengan melancarkan serangan berbahaya. Hasilnya, Dele Alli hampir membuka skor pada menit ke-40 andai tendangan kerasnya tak menerpa mistar.

Tottenham akhirnya benar-benar memimpin pada menit ke-44 lewat penalti Janssen. Wasit Robert Madley menunjuk titik putih setelah Roberth Huth menjatuhkan Janssen di kotak terlarang. Striker yang menggantikan posisi Harry Kane ini melaksanakan tugasnya dengan baik dengan menaklukkan Schmeichel dari titik putih. 

Tak ingin kembali kalah dalam laga tandang, Leicester langsung menggebrak pada awal babak kedua. Lewat serangan cepat, Jamie Vardy lolos di sisi kanan dan mengirimkan bola ke depan gawang Tottenham. Para bek the Lilywhites terlambat menyapu si kulit bundar. Musa yang berlari cepat dengan mudah menyambar bola untuk menaklukkan Lloris dari jarak dekat pada menit ke-48. Skor imbang 1-1.

Pertarungan kembali berjalan ketat. Kedua tim sama-sama mengincar gol tambahan untuk memastikan kemenangan.

Leicester tampak lebih bersemangat untuk mencari gol kemenangan. Praktis dalam 15 menit akhir Tottenham dipaksa bertahan dan hanya sesekali mengandalkan serangan balik. Tapi Tottenham nyaris mencetak gol kedua saat tandukan Vertonghen dari situasi lemparan ke dalam hanya menerpa mistar gawang.

Pada injury time, kedua tim mendapatkan peluang mencetak gol. Leicester melalui tendangan bebas yang berhasil diamankan Lloris. Sementara tendangan Tottenham hanya menyamping di sebelah gawang Schmeichel.

Jika Leicester kembali gagal menang dalam tiga laga beruntun, Leicester masih belum mampu memetik kemenangan dari lima laga tandang. Akan tetapi hasil ini lebih baik karena dalam empat pertandingan sebelumnya the Foxes gagal mendapatkan angka.

Susunan pemain kedua tim:

Tottenham Hotspur (4-2-3-1)

Hugo Lloris, Kyle Walker, Eric Dier, Jan Vertonghen, Danny Rose; Victor Wanyama (Winks), Moussa Dembele; Christian Eriksen, Dele Alli (N'Koudou), Son Heung-min; Vincent Janssen

Cadangan: Michel Vorm, George N'Koudou, Kieran Trippier, Joshua Onomah, Harry Winks, Benjamin Davies, Cameron Carter-Vickers

Pelatih: Mauricio Pochettino

Leicester City (4-4-2)

Kasper Schmeichel; Danny Simpson, Wes Morgan, Robert Huth, Christian Fuchs; Riyad Mahrez (Albrighton), Andy King, Danny Drinkwater, Ahmed Musa (Schlupp); Shinji Okazaki (Ulloa), Jamie Vardy

Cadangan: Luis Hernandez, Marc Albrighton, Daniel Amartey, Jeffry Schlupp, Ron Robert Zieler, Demarai Gray, Leonardo Ulloa

Pelatih: Claudio Ranieri

Wasit: Robert Madley

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA