Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Sriwijaya FC Kekurangan Penjaga Gawang, Hendro Kartiko Didaftarkan

Jumat 18 Nov 2016 07:31 WIB

Rep: Maspril Aries/ Red: Israr Itah

Hendro Kartiko

Hendro Kartiko

Foto: Antara/Prasetyo Utomo

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG --- Kepergian penjaga gawang Teja Paku Alam bergabung dengan tim nasional Indonesia yang akan berlaga pada turnamen Piala AFF 2016 berimbas pada persiapan Sriwijaya FC. Laskar Wong Kito kini krisis kiper menghadapi Perserui di Stadion Marora, Serui pada Ahad (20/11).

“Dari tiga pengaja gawang yang tersisa dua orang, Try Hamdani dan Yogi Triana. Mengantisipasi jika dua penjaga gawang tersebut cedera atau terkena hukuman akumulasi kartu kuning, manajemen berencana mendaftarkan pelatih kiper Hendro Kartiko sebagai penjaga gawang tambahan pada sisa laga Indonesia Soccer Championship 2016,” kata sekretaris tim Sriwijaya FC Achmad Haris, Jumat (18/11).

Achmad Haris mengharapkan operator ISC PT Gelora Trisula Semesta bisa mengabulkan rencana Sriwijaya FC. Sebab saat ini Sriwijaya FC tengah menghadapi laga-laga akhir yang krusial.

"Dengan dua kiper, jika salah satu dari mereka cedera, tidak mungkin kami bermain tanpa kiper cadangan. Kami memilih pelatih kiper Hendro Kartiko untuk melengkapinya,” kata Achmad.

Sriwijaya FC kini tengah berada di Serui. Pelatih Widodo Cahyono Putro tak membawa kekuatan penuh dengan hanya membawa 19 pemain.

“Sriwijaya FC berangkat ke Serui tanpa Alberto Goncalves dan Achmad Jufrianto yang terkena hukuman akumulasi kartu kuning. Juga tanpa Teja Paku Alam dan Facrudin Aryanto yang tengah memperkuat timnas ke Piala AFF,” katanya.

Untuk bisa sampai di Serui menurut sekretaris tim Sriwijaya FC, Supardi Nasir dan kawan-kawan harus melalui perjalan yang melelahkan karena butuh waktu lama bisa sampai di sana.

“Tim berangkat dari Surabaya pada Kamis malam dengan penerbangan dari Bandar Juanda kemudian transit di Makassar dan baru tiba pada pagi harinya di Biak. Kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan kapal pada siang harinya dan diperkirakan baru sampai di Serui pada malam hari,” ujar dia.

Saat menghadapi Perserui, menurut Achmad Haris, Sriwijaya FC tetap berusaha mencuri poin penuh walau harus menjalani laga yang sulit. Sebab sampai saat ini, belum ada tim yang bisa menang melawan tuan rumah di Stadion Marora.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA