Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Riedl Puji Hansamu dan Manahati

Sabtu 03 Dec 2016 23:05 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Israr Itah

Hansamu Yama Pranata (kedua kiri) merayakan golnya ke gawang Vietnam bersama Ferdinan Alfred Sinaga (kedua kanan) dan Bayu Pradana Andriatmoko.

Hansamu Yama Pranata (kedua kiri) merayakan golnya ke gawang Vietnam bersama Ferdinan Alfred Sinaga (kedua kanan) dan Bayu Pradana Andriatmoko.

Foto: Antara/Widodo Jusuf A

REPUBLIKA.CO.ID, CIBINONG -- Pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl memuji penampilan dua pemain bertahan Hansamu Yama Pranata dan Manahati Lestaluhu. Keduanya dinilai tampil bagus saat Indonesia menaklukkan Vietnam 2-1 pada leg pertama semifinal Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (3/12).

Pelatih asal Austria itu bahkan mengaku bingung tentang pemain bertahan yang akan dipilihnya pada leg kedua, Rabu (7/12). "Sekarang saya pusing dengan punya empat bek tengah," ujar dia seusai laga.

Riedl mengatakan, dua pemain bertahan tersebut sebetulnya merupakan pemain lapis kedua. Selama gelaran Piala AFF 2016, Riedl hanya mengandalkan Yanto Basna dan Fachrudin Arianto sebagai duet bek tengah. Namun, keduanya kemudian tak bisa turun lapangan lantaran akumulasi kartu kuning sehingga Hansamu dan Manahati mendapatkan kesempatan.

Riedl menilai, duet Hansamu dan Manahati di lini pertahanan, menjadi alternatif baru baginya agar tetap dipasang dalam laga-laga timnas mendatang.

Hansamu tak hanya lugas dalam bertahan. Tandukannya memanfaatkan sepak pojok Rizky Pora pada menit ketujuh bahkan berbuah gol yang melecut semangat para pemain Indonesia. Acungan jempol pantas diberikan kepada mantan penggawa timnas U-19 ini yang mencetak gol dalam debutnya bersama timnas senior, padahal berposisi sebagai bek.

Adapun Manahati tampil lugas seperti biasa. Meski berpostur kecil, bek tim PS TNI ini liat dan sukar dilewati. Ia juga tak gampang dikalahkan dalam duel bola atas karena memiliki keberanian dan vertical jump tinggi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA