Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Pelatih Vietnam: Suporter Indonesia Luar Biasa

Ahad 04 Dec 2016 00:41 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Israr Itah

 Suporter Timnas Indonesia memadati tribun stadion saat Semifinal I AFF 2016 melawan di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (3/12) malam.

Suporter Timnas Indonesia memadati tribun stadion saat Semifinal I AFF 2016 melawan di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (3/12) malam.

Foto: Republika/Wihdan Hidayat

REPUBLIKA.CO.ID, CIBINONG -- Pelatih Vietnam Nguyen Huu Thang mengaku tak kaget dengan kemenangan Indonesia atas timnya. Ia menilai, bermain di kandang sendiri dengan suporter paling antusias di Asia Tenggara menjadi tambahan semangat bagi tim asuhan Alfred Riedl.

"Kami tidak bermain jelek. Tapi suporter Indonesia memang luar biasa memberi semangat untuk pemainnya (timnas Indonesia)," ujar dia.

Indonesia menaklukkan Vietnam 2-1 pada leg pertama semifinal Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (3/12). Gol Hansamu Yama Pranata pada menit ketujuh dan Boaz Solossa menit ke-50 bersarang ke gawang Vietnam.

Huu mengatakan, kekalahan timnya kali ini menjadi hasil yang buruk. Sebab, Vietnam  harus mengejar selisih gol pada leg kedua di Hanoi, Rabu (7/12).

Huu Thang yang merupakan mantan pemain timnas Vietnam yang pernah dilatih Riedl itu menilai, kalah dari Indonesia sebetulnya bukan persoalan kualitas bermain. Menurut dia, kedua kesebelasan sama-sama punya kualitas bermain yang imbang.

Faktor kandang, menurut dia, memberikan keburuntungan lain bagi tuan rumah. "Seharusnya kami bisa bermain imbang. Tapi, Indonesia tetap bisa menang. Kami harus menang pada pertandingan selanjutnya," ujar dia menegaskan.

Indonesia bisa lolos ke final jika bisa menahan imbang Vietnam. Andai kalah, tak boleh dengan selisih lebih dari satu gol dan juga dengan skor yang besar, yakni 2-3, 3-4, dan seterusnya. Jika kalah 0-1, Indonesia akan tersingkir. Jika 1-2, maka laga akan dilanjutkan lewat perpanjangan waktu.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA