Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Mengintip 4 Pertandingan Babak 16 Besar Liga Champions Pekan Ini

Ahad 12 Feb 2017 06:48 WIB

Red: Israr Itah

Trofi Liga Champions

Trio penyerang Barcelona Luis Suarez (kiri), Lionel Messi (tengah) dan Neymar.

Foto:

2. Paris Saint-Germain (PSG) vs Barcelona

Sejak menjelma menjadi klub tangguh bertabur bintang, PSG punya dua lawan familiar di Liga Champions, yakni Chelsea dan Barcelona. Pada musim 2012/2013, PSG yang masih dilatih oleh Carlo Ancelotti menahan imbang Barca 2-2 di Parc des Princes dan 1-1 di Camp Nou pada babak perempat final. Walau tak kalah, PSG tersingkir lewat aturan gol tandang.

Pada musim 2014/2015 kedua tim tergabung di fase grup. PSG mengalahkan Barcelona 3-2 di Parc des Princes dan kemudian bertekuk lutut 1-3 di Camp Nou.

Undian mempertemukan mereka kembali di perempat final. Hasilnya, PSG kembali tersingkir dengan agregat 1-5. Ketika itu Barcelona ditangani Laurent Blanc.

Tak salah jika Barcelona kembali difavoritkan dalam pertemuan kali ini, walaupun permainan mereka dinilai sejumlah pihak tengah menurun. Apalagi, pelatih PSG sekarang Unai Emery punya rekor buruk lawan Blaugrana. Ia tak pernah menang saat mendampingi tim-tim asuhannya ketika melawan Barcelona.

Keunggulan Barcelona juga diakui oleh gelandang PSG Angel di Maria. "Mereka punya lini penyerang terbaik di dunia saat ini," kata Di Maria dalam wawancara dengan Marca belum lama ini.

Di Maria sangat mengenal Barcelona karena sempat membela Real Madrid. Baginya, akan sulit bagi bek manapun menghentikan aksi trio Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar.

Namun Di Maria memperingatkan Barcelona untuk tak menganggap PSG sebelah mata. "Mereka berbahaya saat menguasai bola, jadi kami akan mencegah mereka melakukan itu," kata dia.

PSG kemungkinan akan memainkan pressing tinggi sejak di pertahanan Barcelona. Strategi yang diterapkan sejumlah tim La Liga ini terbukti merepotkan Barcelona pada musim ini.

Dalam urusan mencetak gol PSG memang kehilangan top skorer Zlatan Ibrahimovic yang hijrah ke Manchester United. Tapi, PSG punya Edinson Cavani yang kembali menemukan ketajamannya setelah dikembalikan sebagai sebagai penyerang tengah. Musim ini, penyerang Uruguay itu telah mencetak 33 gol dari 31 laga pada semua kompetisi.

PSG juga punya lebih banyak opsi di tengah untuk membantu lini serang dengan kedatangan Julian Draxler. Bintang muda timnas Jerman ini langsung nyetel dengan permainan PSG dan siap menghadirkan ancaman untuk Barcelona.

Emery hanya harus memikirkan pengganti Marquinhos yang harus absen pada leg pertama karena hukuman akumulasi kartu. Les Rouge et Bleu diuntungkan cedera bek sayap Aleix Vidal yang membuat Enrique punya pilihan terbatas di belakang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA